PERDAGANGAN

Fuad Bawazier Sebut Ekonomi Indonesia Tengah “Sakit”

MONITOR, Jakarta – Kondisi ekonomi mikro bangsa ini sangat memprihatikan. Harga-harga sembilan bahan pokok (sembako) terus merangkak naik.

Melihat fakta ini, mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier meminta menteri-menteri bidang ekonomi Joko Widodo (Jokowi) untuk secepatnya menyikapi kondisi buruk ekonomi mikro nasional.

“Kondisi ekonomi mikro bangsa kita ini benar-benar memprihatinkan. Coba kita perhatikan para pedagang kecil seperti warung tegal (warteg) pedagang kali lima di pasar tradisional dan ditempat -tempat lain semuanya menjerit. Nah kondisi ini tidak boleh dibiarkan,” ungkap Fuad disela-sela acara diskusi bertema Utang Numpuk, Kerja Susah, Ekonomi Kedepan? di sekertariat berasama (sekber) Taman Amir Hamzah, Jakarta Pusat.

Melihat kondisi ekonomi mikro yang begitu memprihatinkan, mantan Dirjen Pajak yang dikenal jujur dan bersih ini, mengingatkan juga kalo menteri-menteri Jokowi di bidang ekonomi seyogyanya turun langsung kelapangan untuk melihat kondisi yang sebenarnya terjadi dengan kondisi ekonomi saat ini yang sebenarnya.

“Jangan hanya bisanya laporan ekonomi baik-baik saja. Coba tengok ke bawah apa sih yang sebenarnya terjadi,” terang Fuad.

Fuad pun menyebut, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang mencapai Rp 14200. APBN 2018 devisit, neraca perdagangan mengalami penurunan, dan eksport kita turun, sementara impor mengalami kenaikan, semuanya menjadi indikator perekonomian bangsa ini terpuruk.

Generasi muda kita sulit mencari kerja, harga-harga tinggi sekali, harga telor ayam saya mencapai Rp29.000 Rp 30.000, Ditambah pendapatan dari sektor pajak bea masuk cukai lebih dari 40 perasnnya dimanfaatkan untuk membayar hutang dan bunga cicilan.

“Ini bahaya sekali, pendapatan dari sektor pajak, 40 persennya hanya untuk membayar pajak, cicilan dan membayar denda,” pungkasnya.

Recent Posts

Demo Polri, Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita Tuntut Pembersihan Oknum dan Penegakan Sistem Merit

MONITOR, Jakarta - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita (KoMPAS) menggelar…

2 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Bantuan Ayam Petelur Harus Jadi Modal Awal Kemandirian Usaha

MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…

6 jam yang lalu

Hasil Kunjungan Menag dari Italia, Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa sejumlah peluang kerja sama internasional dari hasil…

8 jam yang lalu

Menteri UMKM: KUR Jadi Instrumen Perluasan Akses Modal Produktif UMKM

MONITOR, Bali – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa Kredit…

12 jam yang lalu

FISIP UIN Jakarta dan LW MUI Dorong Wakaf Produktif untuk Pemberdayaan Sosial

MONITOR, Jakarta -Wakaf produktif perlu dikembangkan dari praktik filantropi keagamaan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan,…

1 hari yang lalu

Akademisi Ilmu Komunikasi Soroti Celah Pengawasan Pemilu di Era Digital

MONITOR, Konawe - Digitalisasi pemilu tidak otomatis menjamin integritas suara. Tanpa transparansi data, verifikasi berjenjang,…

1 hari yang lalu