EKONOMI

BNI Ajak Mitranya Promosi Produk Indonesia di Tokyo

MONITOR, Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI turut berpartisipasi dalam Festival Indonesia yang diselenggarakan di Tokyo, dengan mengajak dua mitra binaan yang menghasilkan produk layak ekspor untuk berpromosi.

“Kesempatan untuk berpromosi ini diharapkan akan membuka peluang bagi mitra BNI dalam menjaring calon pembeli baru dari luar negeri, sehingga nantinya dapat berkontribusi dalam meningkatkan ekspor Indonesia,” kata Direktur BNI, Kiryanto, Senin (30/7).

Ia menambahkan, mitra binaan tersebut sudah dibekali kemampuan untuk menjual produk melalui pasar online karena merupakan anggota aktif di Rumah Kreatif BUMN (RKB) yang dibina oleh BNI.

Dua mitra binaan ini adalah Galeri Kerajinan Tenun Ikat Dayak asal Pontianak (Kalimantan) dan Jendra Jewelry asal Sleman (DIY Yogyakarta).

Ia menambahkan, BNI membawa Galeri Kerajinan Tenun Ikat Dayak untuk turut berpartisipasi dalam Festival Indonesia di Tokyo karena kain tenun merupakan warisan budaya nenek moyang Suku Dayak dan layak mendapatkan perhatian warga dunia.

“Dengan semakin dikenalnya kain tenun tersebut, maka diharapkan penjualannya akan meningkat yang berujung pada meningkatnya pula kesejahteraan hidup para penenun Suku Dayak,” ujarnya.

Adapun, masalah yang kerap kali dihadapi oleh para penenun Suku Dayak adalah permodalan dan ketersediaan bahan pewarna alami. Bahan pewarna alami yang bersumber dari alam semakin sulit diperoleh karena proses pengambilannya yang masih belum memikirkan aspek kelestarian.

Untuk itu, BNI sebagai pembina memberikan permodalan serta pelatihan bagi para penenun Suku Dayak tentang pemanfaatan sumber bahan pewarna yang lebih ramah lingkungan.

“Pada akhirnya, tidak hanya melestarikan budaya serta meningkatkan penjualan dan kesejahteraan penenun, proses pembuatan yang lebih ramah lingkungan dapat memberikan nilai lebih tersendiri,” tambahnya.

Adapun Jendra Jewelry milik Erryza Susilo tetap teguh menjalani bisnis rumahannya hanya pada bidang produksi aksesoris wanita.

Bagi Erryza, pameran di Tokyo merupakan salah satu langkah signifikan untuk mengembangkan usahanya, sekaligus menjadi salah satu pengrajin aksesoris asal Indonesia yang diperhitungkan.

Recent Posts

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

7 jam yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

18 jam yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

18 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

1 hari yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

1 hari yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

1 hari yang lalu