PEMERINTAHAN

Menjadikan Pangan Lokal Nusantara Berdaya Saing Global

MONITOR, Jakarta – Dalam rangkaian Gelar Pangan Nusantara 2018, Kementerian Pertanian menggelar Talkshow yang bertajuk “Menjadikan Pangan Lokal Nusantara berdaya saing Global” di Kartika Expo, Balai Kartini Jakarta, Sabtu (28/7).

Tampil sebagai pembicara adalah Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (GAPPMI) Adhi S. Lukman, Ahli Tekhnologi Pangan IPB Prof. F.G. Winarno dan Pakar Pemasaran Pangan Kafi Kurnia. Selaku moderator, Valerina Daniel memandu pada talkshow ini.

Dalam paparan nya, Ketua GAPPMI Adhi S Lukman mengungkapkan bahwa pemerintah pusat mendorong dan menetapkan bahwa pemerintah daerah sampai desa wajib menentukan jenis cadangan pangan daerah.
“Untuk itu pemerintah daerah harus memetakan potensi nya baik jumlah, jenis dan area nya yang bisa jadi cadangan pangan nasional” tegas nya.

Sementara itu, Ahli Tekhnologi Pangan IPB Prof. F.G. Winarno yang memaparkan materi terkait Teknologi Pengolahan Pangan Lokal mengungkapkan bahwa banyak sumber pangan lokal yang bisa diambil manfaat nya seperti daun kelor, air kelapa bahkan serangga. Menurutnya serangga memiliki kadar protein yang tinggi, begitu juga fau kelor yang saat ini sudah banyak dipakai dalam industri makanan dan kosmetik.

Pakar Pemasaran Pangan Kafi Kurnia yang membawakan materi tentangPemasaran Pangan Lokal yang Efektif Menuju Pasar Global mengungkapkan bahwa inovasi adalah kunci dalam pemasaran produk.
“Selain inovasi, kepercayaan diri juga merupakan hal yang wajib dimiliki dan bangga dengan produk Indonesia” tegasnya.

Selanjutnya menurut Kafi adalah sumber ide yang bisa datang dari berbagai situasi. “Berikutnya ciptakan brand, gunakan brand Indonesia” tambah nya.

Menurutnya untuk menjadi kompetitior dunia, kita harus menjadi bangsa yang inovatif. “Kita harus bisa memanfaatkan kearifan lokal, contoh nya kita punya kopi yang paling eksotik di seluruh dunia” ujar nya.

Recent Posts

Mitigasi El Nino, Kementan Masifkan Pendampingan Swasembada Pangan Berkelanjutan di Sukabumi

MONITOR, Sukabumi - Kementerian Pertanian (Kementan) terus memasifkan langkah strategis dan pendampingan lapangan guna memitigasi…

34 menit yang lalu

Selvi Gibran Tinjau Coaching Clinic LPDB di Pontianak, Perkuat Akses Pembiayaan Koperasi dan UMKM

MONITOR, Jakarta — Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi menghadirkan coaching clinic koperasi dalam kegiatan “Heritage in Motion:…

4 jam yang lalu

Guru Besar IPB Ungkap Ketimpangan Industri Perunggasan, Peternak Rakyat Disebut Paling Rentan Bangkrut

MONITOR, Bogor – Guru Besar IPB University, Prof. Yuli Retnani, menyoroti ketimpangan yang dinilai semakin tajam…

5 jam yang lalu

Zayed Foundation Serahkan Bantuan Sekitar USD 190.000 untuk 162 Jemaah Haji Indonesia

MONITOR, Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan apresiasi atas bantuan Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Zayed…

10 jam yang lalu

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

MONITOR, Bekasi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Multistrada Arah…

10 jam yang lalu

Harga Telur Anjlok, Kementan Minta Segera Naik ke Rp26.500 per Kg, BGN Wajibkan Dapur MBG Serap Telur Peternak

MONITOR, Jakarta — Pemerintah bergerak cepat menjaga keberlangsungan usaha peternak ayam petelur rakyat di tengah fluktuasi…

11 jam yang lalu