Salah satu contoh spanduk yang dapat mengurangi estetika Kota Jakarta saat Asian Games
MONITOR, Jakarta – Jelang gelaran Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang, masih banyak ditemukan spandul, baliho bakal calon anggota legislatif (bacaleg). Keberadaan spanduk dan baliho bacaleg akan mengurangi keindahan Kota Jakarta yang notebene tuan rumah even olahraga paling akbar se-Asia itu.
Menanggapi hal itu, Divisi Pengawasan dan Sosialisasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mochammad Afifuddin menghimbau kepada para bacaleg khususnya yang di Jakarta dan Palembang tidak memasang spanduk atau baliho selama perhelatan Asian Games.
”Iya mas. Memang sebaiknya para caleg dan parpol melakukan sosialisasi setalah masa kampanye tiba yaitu 23 September nanti,” kata Afifudin kepada MONITOR, di Jakarta, Kamis (26/7).
Gelaran Asian Games memang akan menyedot perhatian publik. Itu dianggap strategi bagi para bacaleg untuk mengenalkan dirinya melalui spanduk maupun baliho yang dipasang di pinggir jalan. Tentu keberadaan spanduk dan baliho calon politisi itu merusak keindahan kota.
Selain mengimbau, para bacaleg tidak memasang spanduk atau baliho di ruang publik saat Asian Games digelar, Bawaslu juga mengingatkan kepada bacaleg agar tidak menggunakan fasilitas negara saat masa kampanye.
“Dalam melakukan kampanye jangan sampai menggunakan fasilitas negara terutama bagi pejabat publik yang nyaleg,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Moh. Rano Alfath menilai reformasi Polri…
MONITOR, Depok - Fakultas Syariah Universitas Islam Depok (UID) menegaskan komitmennya dalam memperkuat link and…
MONITOR, Jakarta - Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama hari ini menyalurkan bantuan pascabanjir…
MONITOR, Jakarta - BGN mulai hari ini 8 Januari 2026 menjalankan kembali Program MBG secara…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama memastikan Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah siap digunakan…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri, merespons desakan aktivis lingkungan…