POLITIK

Ingat 19 Politisi Senayan Ini Sudah Pindah Partai

MONITOR, Jakarta – Kata hijrah sepertinya lagi ngetren belakang ini. Tak terkecuali di kalangan para politisi. Buktinya, jelang Pemilihan Umum (Pemilu) banyak politisi meninggalkan partainya dan hijrah ke partai lain.

Tercatat sebanyak 19 politikus yang sudah menjadi anggota DPR RI hijrah ke partai lain. Mereka rela mengorbankan jabatannya di Senayan, meski masih menyisakan setahun lagi.

Legislator yang hijrah paling banyak dari anggota Fraksi Partai Hanura. Terhitung ada 8 orang yang memutuskan keluar dari partai besutan Wiranto itu. Mereka pindah ke Partai Nasdem, PAN, dan PDIP.

Mereka yang pindah ke Partai Nasdem adalah Dossy Iskandar Prasetyo, Dadang Rusdiana, Rufinus Hotmaulana, Fauzi Amro, dan Arif Suditomo. Untuk yang pindah ke PAN, ada Mukhtar Tompo dan Sarifuddin Sudding. Sementara itu, Nurdin Tampubolon loncat ke PDIP.

Berikutnya legislator dari PPP. Dua legislator partai berlambang Kabah yakni Okky Asokawati pindah ke Partai Nasdem dan Achmad Dimyati pindah ke PKS.

Daftar Politisi Senayan yang Pindah Partai:

  1. Arif Suditomo dari Partai Hanura ke Partai Nasdem
  2. Fauzi Amro dari Partai Hanura ke Partai Nasdem
  3. Rufinus Hotmaulana dari Partai Hanura ke Partai Nasdem
  4. Dossy Iskandar dari Partai Hanura ke Partai Nasdem
  5. Dadang Rusdiana dari Partai Hanura ke Partai Nasdem
  6. Mukhtar Tompo dari Partai Hanura ke PAN
  7. Sarifuddin Sudding dari Partai Hanura ke PAN
  8. Nurdin Tampubolon dari Partai Hanura ke PDIP
  9. Lucky Hakim dari PAN ke Partai Nasdem
  10. Indira Chunda Tita dari PAN ke Partai Nasdem
  11. Okky Asokawati dari PPP ke Partai Nasdem
  12. Achmad Dimyati dari PPP ke PKS
  13. Titiek Soeharto dari Partai Golkar ke Partai Berkarya
  14. Krisna Mukti dari PKB ke Partai Nasdem
  15. Venna Melinda dari Partai Demokrat ke Partai Nasdem
  16. Roberth Rouw dari Partai Gerindra ke Partai Nasdem
  17. Sri Wulan dari Partai Gerindra ke Partai Nasdem
  18. Rita Zahara dari Partai Gerindra ke Partai Nasdem
  19. Sjachrani Mataja dari Partai Gerindra ke Partai Nasdem

Recent Posts

Harlah ke-25 PonPes Al-Qur’aniyyah, Pesantren sebagai Penggerak Ekonomi Umat

MONITOR, Tangerang Selatan – Staf Ahli Menteri UMKM Bidang Hukum dan Kebijakan Publik, Reghi Perdana,…

1 jam yang lalu

Bibit Kelapa Unggul Natuna Kian Diminati, Karantina Kepri Kawal Pengiriman 80.000 Butir ke Bintan

MONITOR, Natuna - Potensi kelapa unggul asal Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, terus menarik minat pelaku…

1 jam yang lalu

Indonesia Raih Medali 9 Emas di 8 Th Asian Taekwondo Indonesia Championship 2026

MONITOR, Jakarta - Tuan rumah tampil memukau di 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026.…

4 jam yang lalu

Pendis Siapkan 90 Buku PAI dan Bahasa Arab MI-MA, Bisa Diunduh Gratis di Website Kemenag

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama telah menyiapkan 90 buku Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa…

5 jam yang lalu

SETARA Institute: Tim Preventive Strike Polda Metro Jaya Harus Jadi Instrumen Pencegahan, Bukan Alat Represi Negara

MONITOR, Jakarta – Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, menegaskan pembentukan Tim Preventive Strike oleh…

10 jam yang lalu

Kementan Gerak Cepat Lindungi Peternak Rakyat, Tunda Kenaikan Harga Pakan dan Dorong Harga Telur Menuju HAP

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak cepat melindungi peternak ayam petelur di tengah harga…

10 jam yang lalu