TEKNO

Produser Film Menangis Lihat Robot Seks Anak-anak Beredar di Pasaran

MONITOR – Dalam beberapa tahun terakhir robot pemuas syahwat (robot seks) semakin marak dijual di pasaran. Berbagai macam pilihan, mulai dari kulit, rambut, ukuran hingga usia robot seks bisa didapatkan di pasaran. Bahkan ada pengembang robot asal Jepang, Hiro Okawa, menciptakan robot seks dalam bentuk anak-anak.

Seorang kreator film James Young mengaku miris dengan robot seks ciptaan Hiro Okawa. Dia meyakini robot seks dalam bentuk anak-anak itu diproduksi secara ilegal.

Karenanya, Young rela melakukan perjalanan ke Jepang untuk melihat sisi gelap industri robot seks di sana. Kisah ini dituang dalam film dokumenter BBC Three berjudul ‘The Future of Sex? Sex Robots And Us’.

Young memang penggemar dan pengagum perkembangan teknologi khususnya yang berkaitan dengan tangan dan kaki bionik. Itu karena ia pernah mengalami akibat kecelakaan.

Dia juga seorang ilmuwan biologi yang pernah bekerja di perusahaan game Konami, serta bepergian ke seluruh dunia untuk mencari cerita unik dari teknologi dan sains.

Dalam film dokumenternya itu, Young didampingi oleh sang pemilik manufaktur robot untuk berkeliling dan melihat pembuatan bonek seks di sana. Seketika Young menangis usai melihat robot seks berukuran anak-anak dipajang.

Young pun bertanya alasan boneka tersebut dibuat dan didistribusikan untuk memuaskan birahi. “Kami menyerahkan hal ini pada imajinasi pembeli untuk menentukan usia robot. Tentu saja saya mengerti apa yang Anda katakan. Tapi memang ada beberapa orang yang memiliki sentimen terhadap tubuh yang mungil, ukuran anak-anak,” jawab Okawa seraya Young menitikkan air mata.

Okawa juga menjelaskan bahwa tidak ada aturan atau larangan mengenai pembuatan atau penjualan robot seks dalam bentuk anak-anak di Jepang, namun ia mengakui kalau penciptaan produk ini tidak dapat diterima semua orang.

“(Secara hukum) ini tidak bermasalah namun saya sudah menduga ada banyak cara orang memandang hal ini, jadi kami hanya menjual model ini di Jepang,” kata Okawa.

Recent Posts

Politisi PDI Perjuangan Ultimatum Menteri ESDM: Evaluasi IUP Bermasalah di Aceh Sebelum 17 Agustus

MONITOR, Jakarta – Politisi PDI Perjuangan asal Aceh, Masady Manggeng, mendesak Menteri Energi dan Sumber…

2 jam yang lalu

Evaluasi Haji Tak Boleh Berhenti di Laporan, Menhaj Dorong Perbaikan Sistem

MONITOR, Denpasar - Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf menegaskan evaluasi penyelenggaraan ibadah haji…

2 jam yang lalu

Makesta Raya Perkuat Ideologi Aswaja dan Tradisi NU di Kalangan Pelajar Yayasan Al Fattah Tegalgandu

MONITOR, Brebes – Ratusan peserta didik baru SMP NU dan SMA NU Al Fattah Tegalgandu…

17 jam yang lalu

Legislator Sambut Baik Putusan MK soal Sisa Kuota Internet Tak Hangus, Minta Operator Segera Sesuaikan Layanan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi…

2 hari yang lalu

Waka DPR Cucun Harap Semua Anak RI Bebas Stunting dan Punya Kesempatan Sekolah yang Baik di Momen HAN 2026

MONITOR, Jakarta - Masih dalam rangka Hari Anak Nasional yang diperingati setiap tanggal 23 Juli,…

2 hari yang lalu

Dukung Misi Dagang Gubernur Jawa Timur, CV Intiplant Agro Lestari Optimis Perluas Jaringan Bisnis Internasional di Hong Kong

MONITOR – Langkah strategis untuk membawa produk pertanian unggulan Jawa Timur merajai pasar global kembali…

2 hari yang lalu