Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) berbincang dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) sebelum mengadakan pertemuan tertutup di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (27/7). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww/17.
MONITOR, Jakarta – Partai Gerindra benar-benar butuh tambahan kekuatan untuk menjadikan Prabowo Subianto sebagai Presiden RI periode 2019-2024. Ya, koalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) dianggap belum cukup untuk modal mengalahkan Joko Widodo di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.
Saat ini ada beberapa partai yang berpotensi diajak berkoalisi. Salah satunya Partai Demokrat. Pasalnya, hingga saat ini partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu belum mengambil keputusan akan mendukung siapa di Pilpres nanti.
Tak mau Demokrat bergabung dengan parpol pendukung incumbent, Gerindra berinisiatif menemui SBY dalam waktu dekat. Hal itu diungkapkan, anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade.
“Dalam pertemuan nanti, kami mengajak PD untuk bergabung dalam poros Pak Prabowo,” kata Andre kepada wartawan, Senin (16/7/2018).
Andre tak bisa berspekulasi lebih jauh soal kemungkinan isi pertemuan Prabowo-SBY. Pembicaraan keduanya, kata Andre, bisa saja berkembang dalam prosesnya. “Nanti apa isi pertemuannya akan tergantung isu-isu yang berkembang dan apa yang dibahas,” ujar Andre.
Sebelumnya, Presiden PKS Muhammad Sohibul Iman juga berharap Prabowo melakukan pertemuan politik dengan SBY. Menurut Sohibul, bergabungnya Demokrat ke koalisi akan menambah kekuatan untuk dapat mengalahkan Jokowi di Pilpres nanti.
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan pentingnya perlindungan terhadap anak dari tindak…
MONITOR, Bekasi—Ahli waris korban kecelakaan kereta api menerima santunan jaminan sosial sebesar Rp435.624.820 setelah korban…
MONITOR, Jakarta - Pengajuan praperadilan oleh mantan Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok dinilai menjadi…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat pengembangan ekosistem industri halal nasional melalui peningkatan akses layanan…
MONITOR, Jakarta - Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui efek berganda dari…
MONITOR, Jakarta – Memasuki periode Mei 2026, sejumlah badan usaha penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM)…