Politikus Gerindra M Nizar Zahro (net)
MONITOR, Jakarta – Politikus Gerindra Moh Nizar Zahro membalas kritikan Tenaga Ahli Utama KSP Ali Mochtar Ngabalin terhadap sang Ketum Prabowo Subianto. Menurutnya, kritik yang dilemparkan Ngabalin terhadap Prabowo hanya sebuah usaha meraih apresiasi masyarakat.
Ia menuturkan, sejauh ini tak ada hal yang dilakukan Ngabalin untuk rakyat. Ia pun mengimbau agar Ngabalin sebaiknya berintrospeksi atas kinerjanya sendiri terlebih dahulu.
“Introspeksi lah terhadap kinerja anda. Apa hal besar yang sudah anda lakukan untuk rakyat. Saya melihat dia tidak ada kerjanya sama sekali. Sudah layak dipecat oleh Jokowi. Tapi mungkin karena bela Jokowi akhirnya masih dipertahankan,” kata Nizar di Jakarta, Rabu (27/6).
Lebih lanjut ia berpesan kepada Ngabalin untuk lebih peka terhadap realita masyarakat Indonesia khususnya pada permasalahan ekonomi.
“Jadi sebaiknya Mochtar Ngabalin membuka mata dan membuka telinganya untuk melihat realitas ekonomi masyarakat Indonesia. Jangan hanya duduk sebagai deputi tapi tak ada kerja apa-apa,” tuturnya.
Nizar kemudian menuturkan, sudah saatnya Indonesia memiliki pemimpin baru yang lebih berpihak pada rakyat.
“Sudah waktunya untuk mengganti pimpinan pemerintahan saat ini. Agar Indonesia menjadi lebih baik dan pro rakyat,” tutupnya.
Sebelumnya, Ngabalin mengkritik pernyataan Ketum Gerindra Prabowo Subianto yang belakangan kerap menyerang pemerintahan Presiden Joko Widodo. Pernyataan Prabowo dinilai murahan.
“Anak SD kelas VI akan pasti tertawa mendengar karena pernyataan itu, pasti. Karena bagaimana mungkin pernyataan sampah, murah, keluar dari mulut tokoh seperti Prabowo. Kasihan,” ujar Ngabalin, Senin (25/6).
Seperti diketahui, pihak Istana Kepresidenan mengkritik pernyataan Ketum Gerindra Prabowo Subianto yang belakangan kerap menyerang pemerintahan Presiden Joko Widodo. Pernyataan Prabowo dinilai murahan karena kembali menyerang Jokowi, yakni soal masalah utang negara.
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri, mengajak umat Muslim menyambut…
MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi I DPR 2010-2016 Mahfuz Sidik mengatakan, dunia saat ini menantikan…
MONITOR, Jakarta - Sebanyak 15.160 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) mengikuti Uji Pengetahuan (UP) Pendidikan…
MONITOR, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat Indonesia dalam mendukung terwujudnya…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyerahkan bantuan sarana prasarana (sarpras) kepada dua pondok pesantren besar…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) mulai menyalurkan bantuan sosial (bansos) reguler triwulan…