BERITA

Ketum IMM Berniat Ajak Kadernya Meminta Maaf Langsung kepada Mentan

MONITOR, Jakarta – Ketua DPP IMM Ali Muthohirin mewakili Andi Mahfuri (24), tersangka kasus pencemaran nama baik Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dengan Bupati Pandeglang Irna Nurulita, akhirnya angkat bicara kepada awak media dan meminta maaf perihal kabar penangkapan kadernya asal Purworejo.

Diketahui, Andi meretweet dan menyebarkan berita bohong (hoax) terkait isu perselingkuhan Amran dengan Irna Narulita. Padahal, dari hasil investigasi Tim Cyber Crime Polda Metro Jaya yang melacak percakapan dalam aplikasi WhatsApp yang diunggah tentang Menteri Pertanian dan Bupati Pandeglang, tidak menemukan bukti mengenai skandal tersebut.

Hingga kini Ali pun meyakini kadernya termasuk korban fitnah dari akun yang belakangan ini adu argumen di jejaring media Twitter. Menurutnya, sikap Andi merupakan kelalaian dan tidak ada niat untuk menjatuhkan nama baik Amran Sulaiman.

“Tidak ada niat apapun dari adik kami untuk menjatuhkan bapak Menteri. Karena hal ini murni kelalaian, dan kami ingin jelaskan bahwa dia (Andi) tidak terlibat dalam web Piyungan itu,” terang Ali usai konferensi pers di Bumbu Desa Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (13/6).

Aktivis asal Lamongan, Jawa Timur, ini berharap Mentan bersedia memaafkan dan mencabut kembali laporannya terhadap Andi Mahfuri. Selain mendampingi kasus yang menimpa Andi, Ali mengatakan akan mengajak kadernya menemui Mentan dan meminta maaf secara langsung.

“Harapannya melalui press conference ini, paling tidak bapak Menteri mencabut laporannya dan bersedia menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan dan kami akan mengajak langsung adik kita untuk meminta maaf secara langsung kepada bapak Menteri,” imbuh Ali.

Sementara itu, Dosen Paramadina, Hendri Satrio menduga pelaku penyebar hoax ini diperalat oleh kelompok kartel serta kelompok mafia pangan yang sengaja membuat berita bohong tersebut.

Terlebih dari pengakuan tersangka diketahui Ia merasa difitnah, belum lagi umurnya yang masih cukup muda.

“Serangan terhadap pribadi Menteri Andi Amran ini sangat terkait dengan upaya bersih-bersih koruptor dan sikat habis mafia dan Kartel Pangan yang gencar dilakukan Mentan,” jelasnya.

Recent Posts

Prof Rokhmin: Bantuan Ayam Petelur Harus Jadi Modal Awal Kemandirian Usaha

MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…

2 menit yang lalu

Hasil Kunjungan Menag dari Italia, Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa sejumlah peluang kerja sama internasional dari hasil…

2 jam yang lalu

Menteri UMKM: KUR Jadi Instrumen Perluasan Akses Modal Produktif UMKM

MONITOR, Bali – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa Kredit…

6 jam yang lalu

FISIP UIN Jakarta dan LW MUI Dorong Wakaf Produktif untuk Pemberdayaan Sosial

MONITOR, Jakarta -Wakaf produktif perlu dikembangkan dari praktik filantropi keagamaan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan,…

20 jam yang lalu

Akademisi Ilmu Komunikasi Soroti Celah Pengawasan Pemilu di Era Digital

MONITOR, Konawe - Digitalisasi pemilu tidak otomatis menjamin integritas suara. Tanpa transparansi data, verifikasi berjenjang,…

1 hari yang lalu

IPW Dukung Kapolri Perkuat Layanan Publik, Dorong Akses Langsung ke Kapolda dan Kapolres

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) mendukung langkah Kapolri Jenderal Suyudi dalam memperkuat pelayanan…

1 hari yang lalu