Ilustrasi pengguna tol menerapkan uang elektronik (net)
MONITOR, Jakarta – Belakangan muncul unggahan uang elektronik expired yang ditemukan di gerbang asal Jalan Tol yang dikelola PT Jasa Marga. Postingan ini viral dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Terkait hal ini, pihak Jasa Marga pun angkat bicara. Melalui keterangan AVP Corporate Communication Dwimawan Heru, Jasa Marga menegaskan tidak pernah memproduksi uang elektronik expired, atau bahkan sengaja memotong saldo uang elektronik tersebut.
“Kami memonitor durasi perjalanan pengguna jalan tol saat uang elektronik ditap di gerbang asal dan uang elektronik ditap di gerbang tujuan semata untuk evaluasi operasional kami,” ujar Heru, dalam keterangan yang diterima MONITOR, Selasa (11/6).
Heru menambahkan, pihaknya juga tidak pernah menerapkan denda atau sanksi atas kejadian tersebut. Ia pun menegaskan, uang elektronik tetap ditransaksikan secara manual yaitu ditransaksikan melalui petugas Jasa Marga di luar Gardu Tol Otomatis (GTO) dengan menggunakan mesin EDC.
“Dengan demikian pengguna jalan tol dapat menggunakan uang elektronik yang sama dan kami tegaskan pengguna jalan tol bebas menggunakan kartu, dalam batas wajar, tanpa kekhawatiran uang elektroniknya menjadi expired,” tegasnya.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengimbau seluruh jemaah haji Indonesia untuk…
Oleh: Boy Anugerah* Setiap tanggal 9 Mei, Rusia melakukan “ritual” rutin kenegaraan yang diselenggarakan di Moskow…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat program hilirisasi industri nasional yang tidak hanya menyasar…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan menyelenggarakan seleksi kerja bagi penyandang disabilitas Tuli melalui pertemuan langsung…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKB Muhammad Khozin menyoroti ramainya polemik…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin menyoroti pembubaran…