MONITOR, Jakarta – Partai Gerindra menuding PDIP sebagai partai terkorup kedua terkait dengan OTT yang dilakukan KPK terhadap Bupati Purbalingga yang juga kader PDI-P, Tasdi.
Merespon tudingan diatas, Ketua DPP PDIP, Hamka Haq tak terima. Menurutnya tindakan korupsi terkait OTT Bupati Purbalingga hanya dilakukan oleh ‘kroco-kroco’ partainya. Tidak oleh elite-elite PDIP.
“Kalau kita tidak ada pimpinan partai, hanya ‘kroco-kroco’. Jadi jangan bilang PDIP yang korupsi, lihat siapa pimpinan partainya pernah korupsi,” kata Hamka di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/6).
“Gubernur siapa pernah korupsi dari PDIP? Kan PKS ada toh, Sumatera Utara. Jadi kita lihat secara objektiflah,” sambungnya.
Hamka pun mengaku berani bertaruh soal siapa partai yang terkorup. Hamka bahkan menyebutkan partai-partai yang petingginya tersangkut kasus korupsi.
“Kalau soal itu saya berani bertaruh siapa paling korup di partai ini. Golkar ketumnya (Setya Novanto, red), Demokrat ketumnya (Anas Urbaningrum, red), NasDem sekretaris umumnya (Patrice Rio Capella, red). PKS presidennya (Luthfi Hasan Ishaq, red). PPP ketua umumnya (Suryadharma Ali, red). Ya mana (PDIP)? Itu yang paling korup,” sebutnya.
“Kroco-kroco-nya saja ya kan. Jadi kita bisa bertaruh kalau soal itu. Tulis itu, tulis itu,” tandasnya.
MONITOR, Lumajang - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang mendorong percepatan hilirisasi produk pertanian…
MONITOR, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap pelaku…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus mendorong kemandirian dan daya saing Usaha…
MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua penghargaan…
MONITOR, Tapanuli Tengah - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengoptimalkan Klinik UMKM Bangkit…