SULAWESI

Prof Nurdin Abdullah Antar Korban Patah Kaki Berobat Ke Makassar

MONITOR, Makassar – Selepas kunjungan untuk bertatap muka dengan masyarakat Luwu, Calon gubernur sulsel nomor urut 3 Nurdin Abdullah membawa seorang warga transmigrasi asal bone, yang berdomisili di desa mantadulu, kecamatan angkona, kabupaten Luwu Timur ikut bersamanya menuju ke Makassar, Rabu (23/5).

Tetap dekat dengan masyarakat tanpa membeda-bedakan, Alimuddin (50 tahun) diikutsertakan bersama Prof Nurdin Abdullah untuk melakukan pengobatan di salah satu RS Makassar.

Enam bulan lalu Alimuddin tertimpa pohon tumbang saat sedang bekerja di kebun sawit milik warga sekitar dan mengakibatkannya patah kaki. Peristiwa itu tepat terjadi pada 29/12/2017.

Terbatas oleh kondisi ekonomi, Selama 6 bulan Ali hanya pasrah berdiam dirumah dengan pengobatan tradisional seadanya.

Prof. Nurdin Abdullah yang sedang melakukan kunjungan silaturahmi bersama masyarakat Wotu beberapa waktu lalu menyempatkan diri untuk melihat kondisi Ali. Karena rasa kasih sayangnya ke masyarakat, akhirnya Prof Nurdin memutuskan untuk menawarkan kepada Ali perawatan medis di salah satu rumah sakit di Makassar namun keluarga memilih untuk tetap melakukan pengobatan tradisional.

Saat telah berada di Kabupaten Enrekang, Prof Nurdin Abdullah mendapatkan kabar dari pihak keluarga Alimuddin yang akhirnya setuju untuk ikut ke Makassar untuk berobat.

Selanjutnya Prof Nurdin Abdullah bertolak kembali ke Luwu untuk menjemput Alimuddin.

“Sebelumnya saya menolak karena alasan biaya, tapi prof yakinkan untuk tidak khawatir makanya keluarga setuju. Dari sakit cuma dirumah pake perawatan tradisional (urut) dan sekarang saya bersyukur sekali sudah dibantu sama Prof.” ungkap Ali sebelum diberangkatkan menuju ke kota Makassar.

Ali yang sehari-harinya berprofesi sebagai petani didampingi Nurdin Abdullah langsung menuju makassar dan membawanya dengan bantuan tongkat dan kaki terbalut penyangga bambu.

Sesuai rencana, Alimuddin akan menjalani operasi bedah tulang kaki di rumah sakit wahidin sudirohusudo dengan penanganan dari dokter spesialis bedah tulang.

Recent Posts

Antisipasi PPPK Dirumahkan Buntut Efisiensi, Legislator Sebut Lebih Baik Hapus Kegiatan Seremonial

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin menyoroti fenomena dirumahkannya Pegawai Pemerintah…

2 jam yang lalu

Gunung Anak Krakatau Aktif, Puan Dorong Kesiapsiagaan Nasional Demi Keselamatan Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah melakukan persiapan yang matang menyusul…

2 jam yang lalu

BBM Nelayan Rp15.000, GNTI: Benahi Akses dan Tata Kelola agar Kebijakan Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Ketua PP Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) Bidang Nelayan, Sarana dan Prasarana,…

11 jam yang lalu

LSAK Desak Presiden Copot Jaksa Agung, Sebut Jadi Tolok Ukur Independensi Pengusutan Dugaan Korupsi Eks Jampidsus

MONITOR, Jakarta – Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak Presiden segera mencopot Jaksa Agung ST.…

12 jam yang lalu

Kemnaker Petakan Kebutuhan Industri Jepang untuk Perluas Peluang Kerja bagi Tenaga Kerja Indonesia

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memetakan kebutuhan industri Jepang dalam upaya menyelaraskan penyiapan tenaga…

16 jam yang lalu

Komnas Haji: Skema Biaya Haji 2027 Populis tapi Berpotensi Mengganggu Keberlanjutan

MONITOR, Tangerang Selatan - Ketua Komnas Haji, Dr. H. Mustolih Siradj, S.H.I., M.H., menilai rancangan…

17 jam yang lalu