NASIONAL

Ahmadiyah Diserang, Komisi VIII Sesalkan Tindakan Main Hakim Sendiri

MONITOR, Jakarta – Aksi intoleransi kembali terjadi. Di tengah suasana Ramadhan, sekelompok massa melakukan penyerangan, perusakan, hingga pengusiran terhadap kelompok Ahmadiyah di Dusun Grepek Tanak Eat, Desa Greneng, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Tindakan penyerangan dan perusakan rumah penduduk disertai aksi pengusiran terhadap tujuh kepala keluarga itu terjadi sejak Sabtu kemarin (19/5) sekitar pukul 11.00 WITA.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi VIII dari Fraksi Golkar Deding Ishak mengatakan bahwa persoalan terkait jamaah Ahmadiyah memang tidak pernah selesai. Menurutnya, kejadian intoleransi tersebut, masyarakat tidak seharusnya main hakim sendiri.

“Persoalan Ahmadiyah tidak pernah selesai, kita prihatin dan menyesalkan.
Meski berbeda keyakinan kita tidak boleh main hakim sendiri,” kata Deding saat dihubungi MONITOR, Senin (21/5).

Atas kejadian tersebut, dengan tegas ia meminta kepada pihak aparat keamanan agar melakukan jalur mediasi untuk menengahi permasalahan tersebut. Bahkan ia pun meminta agar Kementerian Agama (Kemenag) yang lebih bertanggung jawab juga ikut untuk turun tangan.

“Intinya agar kemenag dan pihak berwajib dalam hal ini Polri segera turun ke lapangan berdialog memberi pencerahan dan mendinginkan suasana,” ujarnya.

Ia menegaskan, atas nama toleransi tidak dibenarkan melakukan cara tindakan apapun dengan merusak dan mengusir jamaah Ahmadiyah tersebut. Kata dia, pemerintah mesti membahas permasalahan tersebut dan mencari jalan keluar sesuai hukum yang berlaku.

“Hukum harus ditegakkan. Karena kasus seperti ini, maka kemenag dan MUI serta kementerian lembaga terkait dan pemda harus serius membahas dan mengambil langkah antisipatif dan menyelesaikannya secara tuntas,” pungkasnya.

Recent Posts

Takbiran dan Nyepi Berbarengan, Menag Siapkan Aturan Khusus

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah antisipatif terkait…

3 jam yang lalu

Menteri UMKM Tekankan Pentingnya Perkuat Pasar Dalam Negeri

MONITOR, Jakarta - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

6 jam yang lalu

Krisis Timur Tengah dan Penutupan Selat Hormuz, Dorongan Kuat Transisi Energi Nasional

MONITOR, Jakarta - Serangan militer ilegal Israel dan Amerika Serikat (AS) yang menewaskan pemimpin tertinggi…

10 jam yang lalu

Menag Ajak Tokoh Agama ‘Turun Gunung’ Suarakan Penyelamatan Lingkungan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak para tokoh agama untuk “turun gunung” dan…

11 jam yang lalu

Wamenkeu: APBN 2026 Tangguh Hadapi Gejolak Global dan Harga Minyak

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan bahwa struktur APBN Indonesia dirancang…

13 jam yang lalu

Perkuat Ekonomi Haji, RI Ekspor 76 Ton Bumbu Masak ke Arab Saudi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi…

14 jam yang lalu