SULAWESI

Prof Nurdin Siapkan Solusi Atur Penjualan Cengkeh di Luwu

MONITOR, Luwu – Calon Gubernur Sulawesi Selatan nomor urut 3 Prof Nurdin Abdullah kembali membuktikan dirinya sebagai Calon Gubernur yang punya kualitas di atas rata – rata dalam hal mendorong kesejahteraan masyarakat.

Hal itu terlihat saat Bupati Bantaeng 2 periode non aktif itu melakukan kunjungan dialogis di Desa Komba, Kecamatan Larompong, Luwu, Rabu (16/5) pagi tadi.

Di hadapan ratusan petani cengkeh Luwu, Prof Nurdin Abdullah memaparkan konsep mengatur sirkulasi produksi hingga ke penjualan hasil tani cengkeh agar bisa menyejahterakan petani setempat.

Salah satunya, kata Guru Besar Agricultur Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar ini, yakni pemerintah harus membuat kebijakan soal pasar, agar para petani punya kepastian lokasi penjualan.

“Pemerintah harus membuat kepastian pasar atas produksi mereka. Luwu punya cengkeh. Tetapi petani cengkeh tidak menikmati hasil produksi mereka,” ungkap Prof Nurdin Abdullah.

Lebih jauh, Nurdin Abdullah memaparkan, secara umum semuanya harus diatur dalam 3 hal yakni hilirisasi pertanian, bibit yang berkualitas dan hadirkan pasar.

“Jika hilirisasi telah hadir dengan memenuhi standar, ditambah dengan bibit berkualitas dan ketersediaan pasar, kami yakin perekonomian baik, dan sosial semakin baik pula, khususnya bagi petani dalam berbagai sektor,” katanya.

Sehingga, Kepala Daerah peraih Anti Corruption Award ini, masyarakat tak boleh salah memipilih pemimpin yang hanya sekedar menjual janji, tanpa ada program konkgrit dan latar belakang kerja nyata yang kuat.

“Warga Desa Komba, Kecamatan Larompong harus memilih pemimpin yang tepat, agar bisa sejahtera. Jangan sampai dijanji lagi,” tutup Prof Nurdin Abdullah.

Recent Posts

Antisipasi PPPK Dirumahkan Buntut Efisiensi, Legislator Sebut Lebih Baik Hapus Kegiatan Seremonial

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin menyoroti fenomena dirumahkannya Pegawai Pemerintah…

6 jam yang lalu

Gunung Anak Krakatau Aktif, Puan Dorong Kesiapsiagaan Nasional Demi Keselamatan Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah melakukan persiapan yang matang menyusul…

6 jam yang lalu

BBM Nelayan Rp15.000, GNTI: Benahi Akses dan Tata Kelola agar Kebijakan Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Ketua PP Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) Bidang Nelayan, Sarana dan Prasarana,…

16 jam yang lalu

LSAK Desak Presiden Copot Jaksa Agung, Sebut Jadi Tolok Ukur Independensi Pengusutan Dugaan Korupsi Eks Jampidsus

MONITOR, Jakarta – Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak Presiden segera mencopot Jaksa Agung ST.…

16 jam yang lalu

Kemnaker Petakan Kebutuhan Industri Jepang untuk Perluas Peluang Kerja bagi Tenaga Kerja Indonesia

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memetakan kebutuhan industri Jepang dalam upaya menyelaraskan penyiapan tenaga…

20 jam yang lalu

Komnas Haji: Skema Biaya Haji 2027 Populis tapi Berpotensi Mengganggu Keberlanjutan

MONITOR, Tangerang Selatan - Ketua Komnas Haji, Dr. H. Mustolih Siradj, S.H.I., M.H., menilai rancangan…

21 jam yang lalu