NASIONAL

PDIP Akui Lembaga Survei Abal-Abal Makin Menjamur

MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dalam beberapa hasil survei disebut memiliki elektabilitas cukup tinggi dibandingkan Joko Widodo (Jokowi). Namun, ada juga lembaga survei yang menyebut elektabilitas Jokowi lebih unggul.

Seperti hasil survei dari lembaga survei Indonesia Network Survei (INES), yang baru-baru ini mencuat di ruang publik. Disebutkan, bahwa Prabowo jauh lebih unggul daripada sang petahana Jokowi.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira menyatakan pihaknya memang kesulitan untuk mengomentari hasil survei dari lembaga survei Indonesia Network Survei (INES). Menurutnya, sangat sulit untuk mengetahui secara persis metode dan teknis sample yang digunakan oleh lembaga survei tersebut.

“Agak sulit juga mengomentari hasil survei (INES). Lebih penting lagi adalah kredibilitas lembaga survei,” kata Andreas di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/5).

Andreas menuturkan, sebuah hasil survei bisa saja hasilnya diatur tergantung dengan keinginan dari sang surveyor. Ia beranggapan, hal tersebut tergantung dari metode, sample dan teknik pengolahan datanya. Terlebih semakin menjamurnya lembaga survei menjelang pemilu.

“Sah-sah saja hasil survei dari INES. Tetapi jujur saya sendiri belum pernah dengar lembaga survei ini dan reputasi-nya,” tuturnya.

Dengan begitu, ia mengklaim bahwa adanya fenomena terkait lembaga survei yang kian menjamur tersebut. Kata dia, kemungkinan besar tidak dapat dipastikan dari hasil surveinya karena mudah untuk dimanipulasi.

“Pengalaman kita dalam Pilpres 2014 banyak lembaga survei abal-abal atau lembaga survei yang sudah punya nama, tapi kemudian rela menampilkan hasil survei abal-abal untuk tujuan kampaye bagi Capres tertentu,” tandasnya.

Sebagai informasi, lembaga survei INES telah merilis hasil penelitian terbaru yang dilakukan pada 12-28 April 2018. Hasilnya, Partai Gerindra berada di posisi teratas dengan memperoleh 26,2% mengalahkan PDIP di posisi kedua dengan 14,3%. Untuk calon presiden, jika menggunakan Top Of Mind nama Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto mengalahkan Joko Widodo. Prabowo mendapatkan 50,2%, sedangkan Jokowi 27,7%.

Recent Posts

IPW Adukan Dugaan Intimidasi dan Pembubaran Ibadah Jemaat GKPI ke Bareskrim

MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) melalui Tim Advokasi dan Bantuan Hukumnya mengadukan dugaan…

8 jam yang lalu

STAI Syekh Manshur Dorong Transformasi Pendidikan Islam Menuju Ekosistem Pendidikan Berdampak

MONITOR, Pandeglang - Pendidikan Islam dinilai perlu bergeser dari paradigma pembelajaran yang sekadar berorientasi pada…

9 jam yang lalu

Prof. Ahmad Tholabi Kharlie: Amandemen Konstitusi Harus Menjadi Langkah Terakhir dalam Menata Desentralisasi

MONITOR, Tangsel - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.H.,…

12 jam yang lalu

Kemenhaj Buka Opsi Maskapai Alternatif untuk Tekan BPIH 2027

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI membuka opsi penggunaan maskapai alternatif dalam…

15 jam yang lalu

Rekor Pendaftar Terbanyak: 3.420 Abstrak Bersaing Ketat di AICIS+ 2026, 384 Naskah Lolos Seleksi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat…

18 jam yang lalu

Kemnaker Minta Peserta MagangHub Batch 2 Tertib Administrasi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II tertib memenuhi…

19 jam yang lalu