BUMN

Jasa Marga Optimis Tol BORR Seksi IIB Beroperasi Pertengahan Tahun 2018

MONITOR, Jakarta- PT Marga Sarana Jabar (MSJ) selaku anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang mengelola jalan tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Seksi IIB (Kedung Badak-Simpang Yasmin), tengah menunggu turunnya surat laik operasi yang tengah dikaji oleh Kementerian Pekekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Rencananya, jalan tol BORR Seksi IIB sepanjang 2,65 Km tersebut akan resmi dioperasikan pada triwulan II atau pada pertengahan  tahun 2018.

Surat keputusan yang akan dikeluarkan oleh Kementerian PUPR menyusul rampungnya pembangunan konstruksi dan pembebasan lahan proyek jalan tol BORR Seksi IIB. Dari segi pembebasan lahan, PT MSJ sudah merampungkan 100% kebutuhan lahan. Sedangkan dari segi pembangunan konstruksi yang telah selesai 100%, kini sedang dalam proses serah terima pekerjaan atau Provisional Hand Over (PHO).

Sebelumnya, sebagai kelengkapan sertifikasi laik fungsi, sudah dilakukan uji beban maksimum yang dilakukan oleh Komite Keselamatan Jembatan dan Terowongan Jalan, pada awal bulan Maret 2018 lalu. Pengecekan tersebut dilakukan guna memastikan kekuatan konstruksi, kelayakan fungsi konstruksi elevated, serta memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa jalan layang ini laik fungsi saat beroperasi.

Selain melakukan uji coba beban maksimum, PT MSJ juga telah melakukan uji kelaikan dari sisi pengaspalan, perambuan, marka, PJU, kelengkapan CCTV, serta uji kekesatan dan kerataan jalan.

Direktur Utama PT MSJ, Hendro Atmodjo mengatakan bahwa proyek jalan tol BORR Seksi IIB sudah memenuhi seluruh persyaratan untuk mendapatkan surat laik operasi. Oleh karena itu, ia berharap jalan tol BORR Seksi IIB dapat segera dioperasikan dan dinikmati oleh masyarakat

“Dengan segera beroperasinya jalan tol BORR Seksi IIB, Kedung Badak-Simpang Yasmin, dapat membantu Pemkot Bogor menyelesaikan kepadatan di Jalan Soleh Iskandar, serta mempercepat waktu tempuh dan mengembangkan sentra bisnis baru di Bogor Barat,” ujar Hendro.

Secara keseluruhan, jalan tol BORR dibagi menjadi empat seksi, yaitu Seksi I Ruas Sentul Selatan-Kedung Halang (3,85 Km) telah beroperasi sejak tahun Nobember 2009, Seksi IIA Ruas Kedung Halang-Kedung Badak (1,95 Km) telah beroperasi sejak Mei 2014, Seksi IIB Ruas Kedung Badak-Simpang Yasmin (2,65 Km), dan Seksi III meliputi Ruas Simpang Yasmin-Dramaga (3,20 Km).

Recent Posts

Kosmetik Bermerkuri Masih Banyak Beredar, Komisi IX DPR Desak Pengawasan Lebih Agresif

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyoroti temuan 14 produk…

1 jam yang lalu

Puan Soroti Isu Perundungan di Balik Kasus Bom Rakitan, Dorong Penguatan Iklim Sekolah Aman Bagi Anak

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti isu perundungan di balik kasus peledakan…

1 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Transformasi Tata Kelola UMKM Melalui SAPA UMKM

MONITOR, Lombok Barat – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan komitmennya untuk mewujudkan transformasi…

6 jam yang lalu

Kemenag Tegaskan Madrasah Harus Bebas Kekerasan, Dirjen Pendis: Dorong Kurikulum Berbasis Cinta Lewat Matamuda 2026

MONITOR, Jakarta - Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama RI, Prof. Amien Suyitno, menegaskan bahwa madrasah…

8 jam yang lalu

Anak Gunung Krakatau Aktif, Waka Komisi V DPR Ingatkan Pentingnya Keamanan Masyarakat dan Jalur Pelayaran

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras menekankan pentingnya…

13 jam yang lalu

Siswa Diduga Korban Bullying Ledakkan Bom Rakitan, Legislator Dorong Ciptakan Lingkungan Sekolah yang Guyub

MONITOR, Jakarta - Anggota DPR RI Alex Indra Lukman menyoroti aksi seorang pelajar berinisial R…

14 jam yang lalu