DAERAH

Tak Sibuk Urusi Black Campaign, Relawan Prof Andalan Fokus Sosialisasi Program

MONITOR, Pare Pare – Tim Pemenangan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan nomor urut 3 Prof Nurdin Abdullah – Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) kota Pare – Pare tak ingin sibuk mencari cari kesalahan, bahkan tebar fitnah di Pilgub Sulsel 2018.

Mereka lebih memimilih mengencangkan sosialisasi lima Program Prof Andalan di semua daerah, khususnya di daerah pedalaman Kota Pare – Pare dengan melibatkan semua struktur pemenangan Prof Andalan.

Diketahui, dalam beberapa minggu terakhir, Prof Andalan selalu menjadi sasaran empuk Black Campaign yang berujung fitnah. Tercatat, salah satu Black Campaign yang menyasar Cagub dan Cawagub yang terkenal dengan kerja nyatanya itu, diisukan telah mempolitisasi sederet program kementrian, namun faktanya semua itu tak bisa dipertanggungjawabkan oleh oknum yang menyebarkan informasi tersebut.

Perihal massifnya sosialisasi tersebut, diungkapkan oleh Tim Pemenangan Prof Andalan Kota Pare – Pare, Irfan, Rabu (25/4/2018). Irfan membeberkan, pihaknya, lebih memilih melakukan sosialisasi ketimbang, sibuk mencari kesalahan-kesalahan rival jagoannya di Pilgub Sulsel.

“Itu pelaksanaan kegiatan sosialisasi yg dilakukan oleh tim posko pemenangan dibantu oleh Relawan Tim Prof Andalan lainnya kota Pare-Pare di wilayah paling timur kota Pare-Pare/pedalaman,” ungkap Irfan.

“Yang terakhir kemarin, dilakukan di daerah Ladoma dan Lappa Angin, Kelurahan Watang Bacukiki, Kecamatan Bacukiki,” sambung Irfan.

Irfan mengungkapkan, sosialisasi tersebut dilakukan tanpa henti – hentinya, baik sebelum pencalonan, kemudian masuk pencalonan hingga masa kampanye akan berakhir.

“Kami lakukan itu setiap hari, kami telah mendatangi hampir semua kecamatan di Kota Pare – Pare, sosialisasi tersebut dilakukan dengan cara membagikan logistik dan alat peraga kemasyarakat seperti kalender brosur sticker baju dan lain – lain,” tutup Irfan.

Recent Posts

GODF 2026 Qingdau, Prof Rokhmin beberkan Potensi Akuakultur RI dan Tantangan Pembiayaan

MONITOR - Indonesia memiliki potensi ekonomi akuakultur yang diperkirakan mencapai US$210 miliar per tahun, namun…

6 jam yang lalu

Ekoteologi Kampus PTKIN Terus Mendapat Pengakuan Nasional, Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

MONITOR, Jakarta – Ekosistem pendidikan Islam di bawah naungan Kementerian Agama kembali menorehkan tinta emas…

9 jam yang lalu

BM PAN Konsolidasikan Pengurus 2026–2031, Slamet Ariyadi Serukan Satu Komando

MONITOR, Jakarta - Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) menggelar Meet and Greet Pengurus…

15 jam yang lalu

Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat, TNI Perkuat Pengamanan Dan Kejar Pelaku

MONITOR, Jakarta - Kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali melakukan aksi kekerasan terhadap masyarakat…

16 jam yang lalu

Kementerian UMKM Dampingi Usaha Menengah Menuju IPO melalui RISE TO IPO 2026

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mendorong usaha menengah untuk…

17 jam yang lalu

Prof Rokhmin Dahuri Tinjau Industri Perikanan Modern China, Dorong Penguatan Ekonomi Biru Indonesia

MONITOR, QINGDAO, CHINA - Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Prof. Dr. Ir. Rokhmin…

19 jam yang lalu