MONITOR, Makassar – Pasangan nomor tiga Prof Andalan menawarkan dynamic government atau pemerintahan yang dinamis serta memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap berbagai persoalan rakyat. Dynamic government bakal sangat menunjang dalam mewujudkan Sulsel yang ramah investasi dengan jajaran birokrasi yang melayani.
“Kami menawarkan dynamic government atau pemerintahan yang memiliki kepekaan, care and sensitive, terhadap kebutuhan dan pelayanan masyarakat,” kata Prof Nurdin Abdullah, cagub nomor 3, pada Debat Kandidat putaran kedua, di studio Metro TV, Jakarta, Kamis (19/4/2018).
Aparat birokrasi yang bersikap melayani bakal sangat menunjang upaya menjadikan Sulsel yang ramah investasi. Pengurus perizinan hanya membutuhkan waktu setengah jam.
Selain itu, Prof Nurdin Abdullah juga menawarkan pembangunan enam rumah sakit regional yang berstandar internasional guna meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. “Orang sakit di seluruh penjuru Sulsel tidak perlu lagi dirujuk ke Makassar,” katanya.
Sementara untuk pendidikan, Prof Andalan menekankan pentingnya kepastian lapangan kerja. “Kami menawarkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha dan perguruan tinggi untuk memperluas lapangan pekerjaan bagi masyarakat Sulsel,” tegas Prof Nurdin Abdullah.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah mematangkan skema pergerakan jemaah pada fase puncak haji…
MONITOR, Madinah - Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI menilai penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026…
MONITOR, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menekankan kepada para pekerja agar menjaga semangat berinovasi di…
MONITOR, Jakarta - Sekretaris Komisi D DPRD Kota Depok, Siswanto mengaku bisa bernafas lega. Itu…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sedang menyusun Peraturan Menteri (Permen)…
MONITOR, Sumedang — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Universitas Padjadjaran (Unpad) menjalin kerja sama dalam pengembangan…