MONITOR, Jakarta – Partai Gerindra dan PKS terlihat semakin erat membangun hubungan komunikasi politik soal pembahasan Calon Presiden untuk maju dalam perhelatan Pilpres 2019. Hal itu diakui oleh Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Andre Rosiade.
"Gerindra dan PKS selalu berkomunikasi soal pengusungan capres pada Pemilu 2019 nanti," ujarnya saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (10/3).
Andre juga meyakini jika PKS akan setuju dengan usulan pencalonan Prabowo sebagai Capres. Sebab, pihaknya juga menginginkan agar Ketua Umum partai Gerindra itu maju di Pilpres nanti.
"Saya kira PKS juga akan setuju bila kembali mengusung Prabowo sebagai capres," ujar Andre.
Selain itu, Wasekjen Gerindra ini juga mengatakan sudah cukup dengan dua partai yakni Gerindra dan PKS. Sebab, persyaratan untuk mengusung Capres sudah terpenuhi dari 112 kursi di DPR RI.
"Gerindra memiliki 73 kursi di DPR, sementara PKS 40 kursi. Jadi, dua partai ini saja sudah cukup untuk mengusung capres," jelas Andre.
Meski begitu, Gerindra masih terbuka untuk mengajak partai lain untuk bergabung, seperti partai PAN, PKB, dan Demokrat untuk bersama berkoalisi.
"Kalau mereka mau bergabung, mereka bisa mencari cawapres yang cocok untuk mendampingi Prabowo, bisa Muhaimin Iskandar (Ketua Umum PKB), Zulkifli Hasan (Ketua Umum PAN), atau lainnya," terangnya.
Lebih jauh ia mengungkapkan, dalam waktu dekat pengurus DPD Partai Gerindra akan mendeklarasikan Prabowo sebagai capres pada Minggu (11/3) bertepatan dengan perayaan HUT Ke-10 Gerindra.
Menurutnya, rencana pendeklarasian tersebut muncul dari pengurus partai daerah yang serentak membulatkan tekad untuk kembali mengusung Prabowo di Pilpres 2019.
"Harapannya dari deklarasi ini, Pak Prabowo mau menerima dan mendeklarasikan diri untuk maju sebagai Capres 2019," ujarnya.
Andre juga berharap dengan deklarasi dari seluruh DPD Gerindra itu, Ketua Umum Prabowo Subianto yakin mendeklarasikan diri sebagai Capres pada akhir Maret atau awal April 2018.
"Pada peringatan HUT Gerindra di DPP, Pak Prabowo menyatakan akan maju bila ada aspirasi dari masyarakat, bukan hanya sekedar 'polling' yang ada. Nah, dengan deklarasi tersebut diharapkan Pak Prabowo segera menerima permintaan kami ini. Biar beliau segera mendeklarasikan dirinya," tandasnya.
MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya menjaga keseimbangan sektor perunggasan nasional di…
MONITOR, Lumajang – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya mengawal implementasi kebijakan…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan rasa simpati atas musibah bencana gempa…
MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menegaskan transformasi penyelenggaraan haji dan umrah…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menyoroti polemik antara Kementerian…
MONITOR, Makassar – Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17 ribu pulau,…