Categories: BERITAINTERNASIONAL

Perkuat Ekonomi Syariah, PPI Timur Tengah Afrika Gelar Simposium Internasional

MONITOR, Pakistan – Perhimpunan Pelajar Indonesia Timur Tengah Afrika, atau selanjutnya dikenal dengan PPI Timtengka menggelar Simposium Internasional di Islamabad, Pakistan. Acara yang berlangsung dari tanggal 1 sampai 4 Maret 2018 tersebut dibuka oleh Bapak H.E Iwan Suyudhie Amri, selaku Duta Besar RI dan Berkuasa Penuh Untuk Pakistan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh 37 peserta dari perwakilan PPI negara di Timur Tengah dan Afrika, seperti Saudi, Iran, Mesir, Sudan, Aljazair, Lebanon, dan lain sebagainya. 

Adapun narasumber yang hadir, diantaranya Ketua Forum Zakat Nasional Bambang Suherman, Founder Ojek Syar'i (Ojesy) Evilita Andriani pakar Ekonomi Syariah Indonesia, Dr M Syafi'i Antonio sebagai keynote speaker, Assistant International Institute of Islamic Economic (IIIE) Dr. Atiq-uz Zafar, dan Vice President International Islamic University of Islamabad (IIUI) Prof. Dr. Muhammad Munir.

Koordinator PPI Timtengka M.R Haririe mengatakan, digelarnya simposium ini bertujuan untuk memperkuat peran ekonomi syariah dalam memperkuat ekonomi Indonesia.

"Kami harap acara simposium ini bisa memberikan gagasan kepada negara untuk memperkuat sektor perekonomian yang berbasis syariah guna terwujudnya kemandirian bangsa," ujar M.R Haririe selaku Koordinator PPI Timtengka periode 2018-2019, dalam siaran persnya, Jumat (9/3).

Ketua Pelajar dan Mahasiswa Indonesia di Pakistan selaku tuan rumah penyelenggara juga menegaskan, bahwa acara tersebut berjalan dengan lancar dan semoga memberikan dampak yang positif, "Alhamdulillah simposium ini berjalan dengan lancar, dan semoga memberikan dampak yang positif bagi perkonomian bangsa kedepan", ujar pria yang akrab disapa Adnin ini.

Khairul Bahri selaku salah satu delegasi dari PPI juga berharap, agar apa yang dicita-citakan mahasiswa Indonesia di Timur Tengan dan Afrika ini mampu dicapai sebagai suatu gagasan yang nyata.

"Semoga hal ini tidak hanya sebagai simposium tapi mampu diaplikasikan sebagai gerakan yang nyata," ujar Khoirul Bakhri yang merupakan Koordinator PPI Aljazair.

Recent Posts

Kementan Tegaskan Pelaku Perunggasan Komitmen Lakukan Perbaikan Harga Ayam Broiler

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya menjaga keseimbangan sektor perunggasan nasional di…

3 jam yang lalu

HKTI Lumajang Kawal Ketat LP2B, Tegaskan Tak Boleh Ada Alih Fungsi Lahan Produktif

MONITOR, Lumajang – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya mengawal implementasi kebijakan…

3 jam yang lalu

3 Negara Diguncang Gempa Hebat, Puan Sampaikan Simpati dan Tekankan Perlindungan WNI

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan rasa simpati atas musibah bencana gempa…

11 jam yang lalu

Menhaj Buka IEE 2026, Tegaskan Transformasi Haji dan Umrah Harus Berpihak kepada Jemaah

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menegaskan transformasi penyelenggaraan haji dan umrah…

18 jam yang lalu

Waka Komisi VII DPR: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Dapat Buka Lapangan Kerja

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menyoroti polemik antara Kementerian…

19 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri bekali Anggota DPRD dan DPC PDIP Paradigma Ekonomi Biru Atasi Krisis Pembangunan

MONITOR, Makassar – Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17 ribu pulau,…

20 jam yang lalu