Categories: NASIONAL

Fraksi Gerindra Minta Pemerintah Cabut PMK Nomor 15 Tahun 2018

MONITOR, Jakarta – Ketua Fraksi Gerindra DPR RI Ahmad Muzani meminta agar pemerintan membatalkan peraturan menteri keuangan (PMK) Nomor 15/ PMK.03/2018 tentang tata cara perolehan pajak.

"Kami meminta agar PMK No 15 itu di cabut saja," kata Muzani saat memberikan sambutannya dalam acara rangkaian HUT Partai Gerindra ke 10 Tahun, di Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (7/3).

Dikatakan dia, ketentuan PMK tersebut sebagai salah satu upaya pemerintah meningkatkan perolehan pendapatan negara di sektor pajak yang pada 2017 dari asumsi target pendapatan Rp1.447 triliun yang mampu tercapai Rp91 triliun saja.

Sedangkan di 2018, sambung Muzani, pemerintah ditargetkan mencapai pendapatan negara hingga Rp1.600 triliun, sehingga Menteri Keuangan (Menkeu) melakukan perincian dari target tersebut agar dapat tercapai.

"PMK nomor 15 mengatur tentang tata cara peningkatan perolehan pajak tersebut. Cuma problemnya adalah, dalam PMK tersebut Menkeu merinci hal-hal yang menurut pandangan kami berlebihan dan bahkan berpotensi bertentangan dengan UU tentang ketentuan umum perpajakan (KUP)," sebut Muzani.

Misalnya, masih kata dia, pemerintah akan menelusuri perjalanan pesawat wajib pajak (WP) yang kemudian dari data perjalanan itu kantor pajak dapat menentukan pajak seseorang. 

Tidak hanya itu, yang membuat miris adalah orang yang mati, begitu orang wajip pajak (WP) mati maka harta peninggalan kematiannya akan dihitung sebagai wajib pajak sebelum dibagi waris.

"Ini yang kemudian menurut pandangan kami bertentangan dengan ketentuan umum perpajakan, UU perpajakan kita mengataka WP itu menghitung sendiri hartanya dan membayar sendiri jumlahya. Tapi, justru sekarang ini bukan WP yang menghitunya sendiri tetapi kantor pajak yang menghitungnya," pungkas sekertaris jenderal DPP Partai Gerindra itu.

Recent Posts

Kemenag Seleksi Calon Anggota Majelis Masyayikh 2026–2031, Perkuat Mutu Pendidikan Pesantren

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pesantren melanjutkan proses seleksi Bakal Calon Anggota…

7 jam yang lalu

Kementan Tegaskan Pelaku Perunggasan Komitmen Lakukan Perbaikan Harga Ayam Broiler

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya menjaga keseimbangan sektor perunggasan nasional di…

16 jam yang lalu

HKTI Lumajang Kawal Ketat LP2B, Tegaskan Tak Boleh Ada Alih Fungsi Lahan Produktif

MONITOR, Lumajang – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya mengawal implementasi kebijakan…

16 jam yang lalu

3 Negara Diguncang Gempa Hebat, Puan Sampaikan Simpati dan Tekankan Perlindungan WNI

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan rasa simpati atas musibah bencana gempa…

24 jam yang lalu

Menhaj Buka IEE 2026, Tegaskan Transformasi Haji dan Umrah Harus Berpihak kepada Jemaah

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menegaskan transformasi penyelenggaraan haji dan umrah…

1 hari yang lalu

Waka Komisi VII DPR: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Dapat Buka Lapangan Kerja

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menyoroti polemik antara Kementerian…

1 hari yang lalu