MONITOR, Jakarta – Isu pejabat "titipan" jelang perombakan pejabat yang akan dilakukan Gubernur Jakarta Anies Baswedan berhembus kencang dilingkungan Pemprov DKI.
Menanggapi isu tersebut, Ketua DPD Partai Demokrat Jakarta Santoso meminta gubernur bisa secara profesional dalam menempatkan jabatan anak buahnya.
"Saya kira sudah biasa lah itu titip menitip jabatan. Yang terpenting adalah Pak Anies harus bisa profesional dan berani menolak adanya pejabat titipan," ujar Santoso kepada MONITOR, Rabu, (7/3).
Dikatakan Santoso, sangat mudah untuk mendikte atau menerka pihak mana yang mengintervensi dan mencoba memasukan orangnya pada saat perombakan jabatan.
"Mereka yang meminta ganti pejabat ini, ganti pejabat itu, saya pastikan orang itu punya jagoan. Dan biasanya mereka itu punya hubungan kedekatan dengan guberbur. Jadi sinyalnya seperti itu,"ungkap Santoso.
Untuk mencegah adanya pejabat titipan itu, ungkap politisi Demokrat yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi C ini, Gubernur harus membentuk tim khusus untuk menfilter pejabat yang akan masuk.
"The Drean Team ini nantinya yang akan memfilter masuknya pejabat titipan ini," pungkasnya.
MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pesantren melanjutkan proses seleksi Bakal Calon Anggota…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya menjaga keseimbangan sektor perunggasan nasional di…
MONITOR, Lumajang – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya mengawal implementasi kebijakan…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan rasa simpati atas musibah bencana gempa…
MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menegaskan transformasi penyelenggaraan haji dan umrah…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menyoroti polemik antara Kementerian…