Categories: HUKUMNASIONAL

Alasan Kemanusiaan, Aktivis 98 Dukung Ba’asyir Dijadikan Tahanan Rumah

MONITOR, Jakarta – Pernyataan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu bahwa pemerintah tengah mempertimbangkan permintaan mantan Ketua Majelis Mujahidin Indonesia Abu Bakar Ba'asyir untuk menjalani tahanan rumah, mendapatkan tanggapan positif dari berbagai pihak. 

Aktivis Rumah Gerakan 98 Sulaiman Haikal mengatakan, pihaknya mendukung penyataan Menteri Pertahanan terkait rencana menjadikan Abu Bakar Ba'asyir sebagai tahanan rumah.

 “Penyataan menhan menunjukkan pemerintah lebih mempertimbangkan faktor kemanusiaan. Dilihat dari kacamata hukum pun, hal ini amat memungkinkan,” ujarnya di Jakarta, Minggu (4/3).

Sebelumnya Ryamizard mengatakan opsi tahanan rumah bagi Abu Bakar Ba’asyir jauh lebih bagus karena lebih dekat dengan keluarga, mengingat usia Abu Bakar yang sudah tua dan kondisi fisiknya lemah. Beberapa waktu lalu Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu berencana memindahkan pimpinan Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) itu ke lembaga permasyarakatan (LP) daerah Solo. Namun  Ba'asyir mengajukan permohonan menjadi tahanan rumah.

Menurut Sulaiman Haikal, dikabulkannya permohonan tahanan rumah Ba’asyir merupakan niat baik pemerintah yang mengedepankan kemanusiaan. “Semoga ini menjadi hal yang bermanfaat bagi kita semua dan itikad baik ini diterima oleh pihak keluarga,” ujar aktivis Rumah Gerakan 98 ini. Haikal menambahkan, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terkait kesehatan selama Ba’asyir dalam penjara, tentunya akan menjadi sesuatu yang berdampak negatif bagi pemerintah.

Sebelumnya, kuasa hukum Ba'asyir, Guntur Fattahillah mengatakan bahwa permohonan pertama sudah diajukan keluarga lima tahun lalu, saat era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Namun tidak mendapatkan tanggapan.

Saat ini Ba'asyir masih menjalani masa tahanan selama 15 tahun di lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat terkait kasus terorisme.

Recent Posts

Mengemas Pembelajaran Bermakna: Inovasi dan Kreativitas Guru Kabupaten Lebak dalam Pelatihan Pembelajaran Mendalam di BPMP Banten

Oleh:Wida Evilia, S.Pd.Upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional terus dilakukan melalui berbagai program penguatan kompetensi guru.…

9 jam yang lalu

Kemenag Seleksi Calon Anggota Majelis Masyayikh 2026–2031, Perkuat Mutu Pendidikan Pesantren

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pesantren melanjutkan proses seleksi Bakal Calon Anggota…

22 jam yang lalu

Kementan Tegaskan Pelaku Perunggasan Komitmen Lakukan Perbaikan Harga Ayam Broiler

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya menjaga keseimbangan sektor perunggasan nasional di…

1 hari yang lalu

HKTI Lumajang Kawal Ketat LP2B, Tegaskan Tak Boleh Ada Alih Fungsi Lahan Produktif

MONITOR, Lumajang – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya mengawal implementasi kebijakan…

1 hari yang lalu

3 Negara Diguncang Gempa Hebat, Puan Sampaikan Simpati dan Tekankan Perlindungan WNI

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan rasa simpati atas musibah bencana gempa…

2 hari yang lalu

Menhaj Buka IEE 2026, Tegaskan Transformasi Haji dan Umrah Harus Berpihak kepada Jemaah

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menegaskan transformasi penyelenggaraan haji dan umrah…

2 hari yang lalu