MONITOR, Jakarta – PT Gihon Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk fokus pada pertumbuhan organik dan target membangun 67 menara di seluruh wilayah Indonesia.
Rencananya, PT Gihon akan menganggarkan belanja modal sebesar 260 miliar dengan rincian 1 menara habiskan 1 milyar. Dananya didapat dari kombinasi kas internal dan pinjaman bank Mandiri sebesar 150 miliar.
"Pendanaan dana itu sebagian besar untuk pelunasan pinjaman bank mandiri sebagian untuk modal kerja dan sebagian kecil belanja modal," ujar Rudolf P. Nainggolan selaku Direktur Utama di gedung UOB, Jakarta, Jumat (2/3)
Lebih lanjut, Rudolf mengatakan meski hanya menargetkan 67 menara tahun ini, pihaknya yakin dapat lampaui angka target tersebut.
"Kita di posisi ke 9. Size manajemen kami bersaing dengan mereka tajam. Harga terbaik manajemen yang lebih baik. Kita akan menjadi lebih baik kendepannya. Area merangka saat ini ke Sumatera Utara, Sulawesi Selatan dan pertumbuhan 15 persen pasti tercapai." ujarnya.
Hingga 30 September 2017, PT Gihon telah mengoperasikan sekitar 413 sites menara telekomunikasi dan 193 kolasi, untuk periode tahun yang berakhir pada tanggal 30 Desember 2017, 31 Desember 2016 dan 2015, masing masing sekitar 51%, 54% dan 57% yang pendapatan terbesarnya dari PT XL Axiata Tbk.
Oleh:Wida Evilia, S.Pd.Upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional terus dilakukan melalui berbagai program penguatan kompetensi guru.…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pesantren melanjutkan proses seleksi Bakal Calon Anggota…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya menjaga keseimbangan sektor perunggasan nasional di…
MONITOR, Lumajang – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya mengawal implementasi kebijakan…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan rasa simpati atas musibah bencana gempa…
MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menegaskan transformasi penyelenggaraan haji dan umrah…