MONITOR, Jakarta – Para supoter Persija layak meluapkan kegembiraanya ketika tim kesayangannya berhasil menyabet Piala Presiden. Namun kegembiraan itu ternyata tak bisa diluapkan dengan lepas oleh para Jakmania manakala ketika Gubernur Jakarta Anies Baswedan tak diberi panggung untuk ikut serta dalam pemberian hadiah.
"Saya bener-bener sedih mas, kok Pak Anies sebagai Gubernur Jakarta tak diberi kesempatan untuk ikut dalam pemberian hadiah. Yang menangkan Persija, tim sepak bola kebanggaan orang Jakarta. Kitapun disini statusnya tuan rumah,"ungkap Dhani Fidaus Tim Jakmania kepada MONITOR, Minggu (18/2).
Menurut Dhani, dirinya dan pendukung Persija lainnya, tak bisa menahan tangis bahagia ketika melihat Persija berhasil menundukan Bali Unites dengan skor 3-0 di Piala Presiden.
Karena dia sendiri sudah hampir lupa, kapan terakhir kali klub favorit saya, Macan Kemayoran memenangkan kompetisi.
"Tapi saya lebih sedih dan menangis untuk kedua kalinya Mas Anies tidak disebut namanya oleh Maruarar Sirait dalam sambutannya, juga tidak diminta turun saat pemberian hadiah,"ujar Dhani.
Padahal sebagai pengarah acara seharusnya Maruarar Surait, memberi kesempatan kepada Anies sebagai Gubernur Jakarta untuk ikut serta dalam pembagian hadiah. Apalagi berlangsungnya final Piala Presiden digelar di Jakarta.
"Ditengah kesedihan itu, saya memahami, mungkin panitia ketakutan jika menyebut nama Anies Baswedan. Takut karena, survey politik Kamis lalu menyebut bahwa Anies adalah penantang terkuat Jokowi, bahkan jika head to head, elektabilitas Jokowi hanya 49%," tutur Dhani.
Dhani pun mengatakan, kalau dirinya memaklumi Maruarar yang sedang cari muka ke Jokowi, tetapi itu keliru, justru perlakuan dia malam ini kepada Anies membuat publik sadar, betapa Anies menjadi ancaman serius bagi Jokowi di 2019.
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa menyusul meninggalnya 5 orang peserta…
Oleh: Zizah Nurazizah (Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang) Dunia pendidikan kita hari ini sedang…
MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai polemik terkait penempatan pengacara Razman Arif Nasution…
MONITOR, Jakarta — Memasuki hari operasional ke-71 penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Selasa (30/6/2026), Kemenhaj…
MONITOR, Jakarta - Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, mengkritik kebijakan pemerintah yang melibatkan taruna…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi soal kasus dugaan intimidasi yang dilakukan…