MONITOR, Jakarta – Pembahasan Hasil Revisi UU MD3 tentang penambahan jumlah kursi di MPR RI menjadi 8 kursi sudah disepakati oleh seluruh fraksi di DPR. Dan hasil pembahasan itu merujuk pada salah satu fraksi yang mendapat jatah penambahan kursi di MPR ini adalah PDI-P. Hal tersebut dikarenakan PDI-P merupakan partai pemenang.
Lantas hal tersebut di sambut baik oleh PDI-P. Sehingga muncul nama Calon untuk menduduki kursi di MPR dari PDIP yaitu Ahmad Basarah menjadi kandidat terkuat yang akan menduduki kursi wakil ketua (waka) MPR dari PDIP.
"Kandidat terkuat beliau (Ahmad Basarah)," kata politisi PDIP Eva Kusuma Sundari saat dikonfirmasi, Jumat (16/2).
Namun demikian, menurut Eva, Ahmad Basarah yang kini duduk di Komisi III DPR RI itu belum ditunjuk secara resmi oleh Ketua Umum Partai Berlambang Banteng dengan moncong putih Itu, Megawati Soekarnoputri.
Hal tersebut bukan tanpa alasan, sebab kuat kemungkinan belum ditunjuknya Basarah secara resmi karena UU MD3 yang baru disahkan DPR RI belum dibubuhi tanda tangan oleh Presiden Joko Widodo. Alias belum diresmikan.
"Belum secara resmi. Nunggu UU MD3 ditandatangin Presiden kali," ungkap Eva politisi PDI-P yang juga duduk di Komisi III DPR RI ini.
MONITOR, Jakarta - Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, analis intelijen, pertahanan, dan keamanan, Dr. Ngasiman Djoyonegoro…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa menyusul meninggalnya 5 orang peserta…
Oleh: Zizah Nurazizah (Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang) Dunia pendidikan kita hari ini sedang…
MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai polemik terkait penempatan pengacara Razman Arif Nasution…
MONITOR, Jakarta — Memasuki hari operasional ke-71 penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Selasa (30/6/2026), Kemenhaj…
MONITOR, Jakarta - Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, mengkritik kebijakan pemerintah yang melibatkan taruna…