Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

Menristekdikti Dorong BPPT Kembangkan Energi Baru Terbarukan

MONITOR, Jakarta – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, mendorong Badan Pengkajian dan Penerapan Teknolgi (BPPT) untuk mengembangkan energi baru terbarukan (EBT). Pasalnya, Indonesia memiliki potensi sumber daya alam (SDA) yang bisa digunakan untuk EBT.

Ia menjelaskan, Baron Technopark dirancang sebagai pusat pelatihan serta display promosi pemanfaatan teknologi EBT yang bersifat dinamis dan terus berkembang. Solar sel, diesel, dan hybrid adalah energi baru yang bisa dikembangkan ke depan.

"Baron Technopark siap menjadi pusat pelatihan teknologi EBT serta pengolahan air minum yang mandiri energi," ujar Nasir di Gedung D, Jalan Jenderal Sudirman Pintu Satu, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (2/2).

Hingga saat ini sistem teknologi EBT dilengkapi oleh Pembangkit Listrik Tenaga (PLT), Surya, biofuelcell, instalasi biodiesel serta dua unit sistem desalinasi dari air laut menjadi air tawar dengan kapasitas 10 meter kubik/unit/hari. 

Nasir menambahkan, hal ini bisa memberikan suatu pembelajaran kepada masyarakat tentang renewable energy. Apa yang sedang dilakukan BPPT untuk membangun energi ke depan salah satunya solar sel nantinya bisa direplikasi masyarakat.

"Harapan saya masyarakat yang sudah melihat apa yang kita kembangkan bisa direplikasikan. Salah satunya di Sulawesi, bagaimana sih energi bisa dihasilkan dari angin. Ini mendorong kepada peneliti agar tidak meneliti dari awal tapi bisa mereplikasi atau mengembangkan apa yang sudah ditemukan peneliti sebelumnya," pungkasnya.

Dikelola oleh Balai Besar Teknologi Konversi Energi (B2TKE) BPPT, sejak dibuka untuk umum pada awal 2016 hingga akhir 2017 jumlah pengunjung Baron Technopark telah mencapai lebih dari 7000 orang yang didominasi kalangan pelajar, mahasiswa, dan dosen.

Perlu diketahui, tidak hanya berperan sebagai pusat litbang EBT, Baron Technopark juga dikembangkan sebagai kawasan wisata edukasi iptek EBT dan sebagai pemicu pengembangan wilayah. Untuk mendukung edu wisata iptek EBT, Baron Technopark dilengkapi dengan renewable energy information center, dua unit technocamp, empat unit gazebo, amphitheater, gardu panjang, jam matahari, tempat parkir, toilet.

Recent Posts

Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara 2026, Puan: Polri Harus Terus Buktikan Komitmen Sebagai Pelayan Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri upacara peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun…

3 jam yang lalu

Kasus Dokter di NTT, Komisi IX DPR: Tenaga Kesehatan Harus Dilindungi dari Intimidasi dan Didukung Kesehatan Jiwanya

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menyampaikan duka cita mendalam…

3 jam yang lalu

DPR Desak Pemerintah Konkretkan Formula Pembiayaan PPPK di Daerah Melalui APBN

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR Muhammad Khozin meminta pemerintah pusat untuk segera mengkonkretkan…

5 jam yang lalu

HUT Bhayangkara ke-80: Analis: Kepercayaan Publik Jadi Modal Kuat Polri Kawal Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur

MONITOR, Jakarta - Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, analis intelijen, pertahanan, dan keamanan, Dr. Ngasiman Djoyonegoro…

12 jam yang lalu

Puan Imbau Latihan Calon Manajer Kopdes Merah Putih Fokus Pada Manajerial Saja

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa menyusul meninggalnya 5 orang peserta…

1 hari yang lalu

Menghidupkan Kembali ‘Roh’ Keikhlasan Guru di Tengah Badai Administrasi Digital

Oleh: Zizah Nurazizah (Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang) Dunia pendidikan kita hari ini sedang…

1 hari yang lalu