MONITOR, Jakarta – Bagaimana rasanya apa bila susah BAB?, BAB atau biasa disebuat buang air besar, seharusnya menjadi hal rutin yang dilakukan setiap hari, jika kondisi badan sehat pasti runtin BAB. Jika BAB hanya bisa dilakukan 3 hari sekali atau sampai seminggu sekali kalian wajib waspada dan hati-hati.
Walaupun banyak dibilang sepele tapi nyatanya penyakit yang timbul akibat susah / jarang BAB ini tidak main-main, berikut merupakan 3 dampak / penyakit yang timbul, seperti dibawah ini dikutip dari ummi-online.com:
1. Perut terasa kembung/ penuh
Pasalnya aktivitas makan seseorang tentu tak akan pernah berhenti setiap harinya. Namun di sisi lain proses pengeluarannya terhenti, akibatnya saluran pencernaan bagian bawah akan menampung banyak sisa makan hasil pencernaan. Hal seperti ini biasanya akan menyebabkan rasa penuh sesak pada perut dan tak kadang perut akan terasa sakit.
2. Penyakit ambeien/ wasir
Sampah yang tak kunjung dikeluarkan akan terus mengalami penyerapan air di daerah pencernaan bagian bawah. Alhasil fases akan menjadi semakin padat, keras, dan kering.
Hal ini tentunya akan menyebabkan sembelit parah yang jika terjadi dalam waktu yang lama dapat menyebabkan, yakni ditandai dengan keluarnya darah ketika BAB.
3. Gejala kanker usus besar atau kanker kolorektal
Kanker dapat dipicu oleh gejala-gejala yang dianggap remeh. Perubahan siklus buang air besar merupakan gejala yang patut diwaspadai dalam mengantisipasi kanker kolorektal.
Normalnya, waktu transit yang dibutuhkan makanan dari sejak masuk hingga dikeluarkan lagi melalui anus tidak melebihi 48 hingga 72 jam. Jika waktunya melebihi angka tersebut, sebaiknya harus berhati-hati
MONITOR, Jakarta – Jakarta Domino Tournament (JDT) 2026 Series 2 tidak hanya menjadi panggung kompetisi…
Oleh:Wida Evilia, S.Pd.Upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional terus dilakukan melalui berbagai program penguatan kompetensi guru.…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pesantren melanjutkan proses seleksi Bakal Calon Anggota…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya menjaga keseimbangan sektor perunggasan nasional di…
MONITOR, Lumajang – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya mengawal implementasi kebijakan…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan rasa simpati atas musibah bencana gempa…