Categories: BERITAMEGAPOLITAN

PKS Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Islamic Center Jakarta

MONITOR, Jakarta – Ribuan umat Islam menghadiri acara Peringatan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Masjid Jakarta Islamic Center Koja Jakarta Utara pada hari ini Sabtu (13/1).

Acara ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan PKS antara lain Ketua Majelis Syuro Habib Salim Segaf Aljufri,  Ketua Dewan Syariah KH. Surahman Hidayat,  Presiden PKS H.M. Sohibul Iman, Sekjen PKS Mustafa Kamal,  Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini dan Habib Aboe Bakar Al Habsyi. Hadir alim ulama se Jabotabek antara lain KH. Abdul Rasyid Abdulloh Syafei serta turut hadir juga dan memberikan sambutan Gubernur DKI Anis Rasyid Baswedan serta Wagub DKI Sandiaga Salahuddin Uno. 

Menurut Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini,  PKS rutin menggelar acara Maulid Nabi ini setiap tahunnya, terlebih sejak PKS dipimpin oleh Habib Salim Segaf Al jufri, dari struktur paling bawah (ranting/cabang) hingga Maulid Akbar Rasululloh SAW di tingkat pusat/nasional. Ini semata-mata untuk menguatkan cinta dan teladan kita kepada insan paling mulia Nabi Muhammad SAW.  

"Maulid ini kita selenggarakan semata-mata karena kecintaan kita kepada Rasululloh SAW. Agar kita mendapatkan syafaat beliau di yaumil akhir. Selain itu, juga bentuk ikhtiar untuk menguatkan komitmen umat Islam dalam meneladani dan mengamalkan ajaran dan sunnah-sunnah Nabi Muhammad SAW, " katanya. 

Anggota DPR RI Dapil Banten ini juga menerangkan betapa mulia akhlak Rasululloh kepada sesama, penuh kasih sayang dan kehangatan, baik kepada sesama muslim maupun kepada nonmuslim sehingga beliau begitu disegani dan dihormati pemuka-pemuka masyarakat pada zamannya.

"Intinya beliau menampilkan Islam yang benar-benar _rahmatan lilalamin_. Semangat inilah yang harus kita teladani dan praktekkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Sehingga melalui peringatan maulid ini PKS ingin berpesan agar umat Islam selalu menjadi yang terdapat dalam menjaga persaudaran, persatuan dan kesatuan Indonesia," kata Jazuli.

Menurut Anggota Komisi I ini, umat Islam harus mampu mengaktualisasikan ajaran dan teladan Rasululloh dalam rangka membangun negeri, yaitu antara lain dengan cara menjalankan agama yang konsisten sesuai keyakinan masing-masing, menyebarkan kedamaian,  membangun kebersamaan, menjaga dan menjadi perekat persatuan bangsa, menjaga moralitas anak bangsa, menjunjung tinggi keadilan serta kesediaan untuk bela negara jika negara mendapat ancaman. "Dengan cara-cara itulah kita menghadirkan Indonesia yang berkarakter, bermartabat, adil dan sejahtera," pungkas Jazuli.

Recent Posts

Kemenag Seleksi Calon Anggota Majelis Masyayikh 2026–2031, Perkuat Mutu Pendidikan Pesantren

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pesantren melanjutkan proses seleksi Bakal Calon Anggota…

10 jam yang lalu

Kementan Tegaskan Pelaku Perunggasan Komitmen Lakukan Perbaikan Harga Ayam Broiler

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya menjaga keseimbangan sektor perunggasan nasional di…

18 jam yang lalu

HKTI Lumajang Kawal Ketat LP2B, Tegaskan Tak Boleh Ada Alih Fungsi Lahan Produktif

MONITOR, Lumajang – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya mengawal implementasi kebijakan…

19 jam yang lalu

3 Negara Diguncang Gempa Hebat, Puan Sampaikan Simpati dan Tekankan Perlindungan WNI

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan rasa simpati atas musibah bencana gempa…

1 hari yang lalu

Menhaj Buka IEE 2026, Tegaskan Transformasi Haji dan Umrah Harus Berpihak kepada Jemaah

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menegaskan transformasi penyelenggaraan haji dan umrah…

1 hari yang lalu

Waka Komisi VII DPR: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Dapat Buka Lapangan Kerja

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menyoroti polemik antara Kementerian…

1 hari yang lalu