MONITOR, New York – Duta Besar Amerika Serikat di PBB Nikki Haley mengklaim pemerintahan Presiden Donald Trump tengah mempelajari pemangkasan anggaran Perserikatan Bangsa Bangsa.
Diketahui, anggaran PBB telah dipangkas sampai sekitar 285 juta dolar. Haley menuturkan, pemangkasan itu dilakukan untuk merampingkan manajemen badan supranasional itu.
Lebih jauh, Haley menyatakan anggaran berlebih PBB ini sudah menjadi rahasia umum.
"Anda dapat memastikan bahwa kami akan terus mempertimbangkan cara meningkatkan efisiensi PBB sambil melindungi kepentingan kami," ujarnya, seperti diwartakan New York Times.
Haley bahkan mengatakan, AS menanggung 22 persen atau sekitar 3,3 miliar dolar AS, dari total anggaran PBB.
Sebelum krisis Yerusalem, Trump diketahui memiliki niat untuk mengurangi anggaran PBB. Langkah ini semakin nyata, pasca sebagian besar negara-negara anggota PBB mendukung penuh resolusi PBB mengenai penarikan klaim Amerika terhadap status kota Jerusalem.
MONITOR, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pendidik PAUD Al-Qur’an (DPP IPPAQI) menggelar 1.000 Khataman…
MONITOR, Banten - Indonesia membuka tahun pariwisata 2026 dengan penuh optimisme. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyambut…
MONIOR, Jakarta - Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga tercatat sebagai kampus Perguruan Tinggi Keagamaan…
MONITOR, Cirebon - Suasana Bukit Salawe, Desa Kertawangun, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon pada Kamis (1/1/2026)…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah RI secara resmi mengumumkan pembukaan masa pelunasan Biaya…
MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Aliansi Rakyat Mahasiswa Anak Daerah (ARMADA), Aris Tama, menyoroti fenomena…