JAWA TIMUR

Imlek 2026, Ketua HKTI Lumajang Gaungkan Toleransi dan Harmoni Jelang Ramadhan

MONITOR, Lumajang – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Lumajang, Muhammad Jamaluddin, menegaskan pentingnya kepemimpinan yang berpijak pada nilai persatuan, toleransi, dan stabilitas sosial sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

Momentum Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dinilai Jamal menjadi pengingat kuat bahwa harmoni adalah kekuatan strategis untuk menjaga ketahanan masyarakat, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.

“Lumajang membutuhkan soliditas sosial yang kokoh agar masyarakat tetap kuat menghadapi dinamika ekonomi dan tantangan zaman,” ujarnya kepada media, Rabu (18/2/2026).

Jamal menegaskan, kerukunan bukan sekadar simbol, melainkan kekuatan nyata yang menentukan keberhasilan pembangunan, khususnya dalam memajukan sektor pertanian dan ekonomi kerakyatan.

“Persatuan adalah kekuatan utama kita. Daerah yang masyarakatnya rukun akan lebih stabil, produktif, dan siap melangkah maju. Ini adalah fondasi penting untuk memastikan kesejahteraan rakyat benar-benar terwujud,” tegas Jamaluddin.

Pada kesempatan itu Jamaluddin juga menyampaikan tiga Pesan Strategis Kepemimpinan untuk Lumajang. Pertama, Solidaritas Tanpa Batas sebagai Kekuatan Sosial. Jamaluddin menekankan bahwa perayaan Imlek harus menjadi momentum memperkuat solidaritas lintas budaya dan agama.

“Kepemimpinan yang kuat harus mampu merangkul semua elemen masyarakat dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan pemersatu,” katanya.

Kedua, Stabilitas Sosial sebagai Fondasi Kemajuan Ekonomi dan Pertanian. Ia menegaskan, stabilitas sosial adalah prasyarat mutlak bagi kemajuan ekonomi daerah.

“Dalam kondisi masyarakat yang rukun dan harmonis, petani dapat bekerja dengan tenang, produktivitas meningkat, dan pembangunan ekonomi kerakyatan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Ketiga, Konsolidasi Moral dan Spiritual Jelang Ramadhan, Jamaluddin mengajak masyarakat untuk memperkuat persatuan, membersihkan hati, dan memperkokoh semangat kebersamaan. Menurutnya, kekuatan spiritual dan persatuan sosial adalah modal utama dalam menjaga ketahanan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Jamaluddin tampil dengan simbol budaya Imlek yang sarat makna kemakmuran, sebagai representasi harapan akan masa depan petani Lumajang yang lebih sejahtera dan mandiri. Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kepentingan petani dan menjaga harmoni sosial sebagai fondasi pembangunan.

“Kami akan terus berdiri bersama rakyat, menjaga persatuan, dan memastikan pertanian sebagai pilar ekonomi kerakyatan semakin kuat. Dengan masyarakat yang bersatu, Lumajang akan menjadi daerah yang tangguh, stabil, dan sejahtera,” ujarnya.

Momentum Imlek 2026 ini sekaligus menegaskan peran kepemimpinan Jamaluddin sebagai figur pemersatu yang tidak hanya fokus pada pembangunan ekonomi, tetapi juga menjaga fondasi sosial sebagai kekuatan utama kemajuan daerah.

Dengan persatuan yang kokoh, Lumajang diyakini mampu menghadapi tantangan dan melangkah menuju masa depan yang lebih kuat dan berdaulat secara ekonomi.

Recent Posts

UIN Jakarta Kukuhkan 13 Guru Besar Baru, Menag Dorong Kebangkitan Reputasi Keilmuan Ciputat

MONITOR, Ciputat - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali mencatatkan pencapaian penting dalam penguatan tradisi akademik…

4 jam yang lalu

Dua PTKIN Sukses Tembus 10 Besar Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE WUR 2027

MONITOR, Jakarta – Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di bawah naungan Kementerian Agama Republik…

7 jam yang lalu

SMESCO dan Google Gemini Inisiasi SIAP 2026 Perkuat UMKM Naik Kelas melalui Pemanfaatan AI

MONITOR, Jakarta – SMESCO Indonesia memulai SMESCO Incubation & Acceleration Program (SIAP) 2026 sebagai upaya…

13 jam yang lalu

Kemnaker Mulai Siapkan Peta Jalan Tata Kelola PRT

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai menyiapkan peta jalan tata kelola Pekerja Rumah Tangga…

1 hari yang lalu

Kemenhaj Perketat Pengawasan Travel Umrah

MONITOR, Jakarta - Lonjakan kasus penipuan dan penggelapan dana perjalanan ibadah kembali menjadi sorotan serius seiring…

1 hari yang lalu

Kemenag Salurkan Rp65,2 Miliar Bantuan untuk Pemulihan Pesantren Terdampak Banjir Aceh

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) telah menyalurkan bantuan senilai Rp65,2 miliar untuk mendukung pemulihan…

2 hari yang lalu