BERITA

685.413 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Jelang Imlek 2026, Jasa Marga Catat Kenaikan 15,32 Persen

MONITOR, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 685.413 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada periode H-4 hingga H-1 libur Tahun Baru Imlek 2026. Jumlah tersebut meningkat 15,32 persen dibandingkan volume lalu lintas normal.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan pergerakan kendaraan keluar Jabotabek terpantau melalui empat Gerbang Tol (GT) utama, yakni GT Cikupa menuju Merak, GT Ciawi menuju Puncak, GT Cikampek Utama menuju Trans Jawa, dan GT Kalihurip Utama menuju Bandung.

“Mayoritas kendaraan atau sebanyak 322.277 unit (47,0 persen) menuju arah Timur, yaitu Trans Jawa dan Bandung. Sementara 192.713 kendaraan (28,1 persen) menuju arah Barat atau Merak, dan 170.423 kendaraan (24,9 persen) menuju arah Selatan atau Puncak,” ujar Rivan dalam keterangan resmi, Selasa (17/2/2026).

Untuk arah Timur, lalu lintas menuju Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 149.663 kendaraan atau meningkat 27,81 persen dibandingkan lalu lintas normal. Sedangkan menuju Bandung melalui GT Kalihurip Utama tercatat 172.614 kendaraan atau naik 28,14 persen. Secara total, kendaraan menuju wilayah Timur mencapai 322.277 kendaraan atau meningkat 27,98 persen dari kondisi normal.

Sementara itu, kendaraan menuju arah Barat melalui GT Cikupa tercatat sebanyak 192.713 kendaraan atau relatif stabil dengan penurunan tipis 0,08 persen dari lalu lintas normal. Adapun kendaraan menuju arah Selatan melalui GT Ciawi tercatat sebanyak 170.423 kendaraan atau meningkat 13,87 persen.

Pada H-1 libur Imlek 2026 atau Minggu, 16 Februari 2026, volume kendaraan yang meninggalkan Jabotabek masih mengalami peningkatan. Jasa Marga mencatat sebanyak 148.232 kendaraan keluar melalui empat gerbang tol utama, naik 13,47 persen dibandingkan lalu lintas normal.

Di sisi lain, arus kendaraan yang kembali ke Jabotabek juga menunjukkan peningkatan. Sebanyak 165.041 kendaraan tercatat kembali ke wilayah Jabotabek pada periode yang sama, meningkat 27,25 persen dari kondisi normal.

Jasa Marga memprediksi arus balik masih akan meningkat pada Selasa, 17 Februari 2026, dengan estimasi mencapai 173 ribu kendaraan atau naik 33 persen dibandingkan lalu lintas normal.

Rivan mengimbau pengguna jalan tol untuk merencanakan perjalanan dengan baik, menghindari waktu dan titik rawan kepadatan, serta memanfaatkan informasi lalu lintas secara real time melalui aplikasi Travoy dan layanan One Call Center Jasa Marga di nomor 14080.

Ia juga mengingatkan pengguna jalan untuk memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, mencukupi bahan bakar, memastikan saldo uang elektronik tersedia, serta mematuhi rambu dan arahan petugas demi kelancaran dan keselamatan perjalanan selama periode libur panjang Tahun Baru Imlek 2026.

Recent Posts

Kementerian UMKM Perkuat Transformasi Tata Kelola UMKM Melalui SAPA UMKM

MONITOR, Lombok Barat – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan komitmennya untuk mewujudkan transformasi…

32 menit yang lalu

Kemenag Tegaskan Madrasah Harus Bebas Kekerasan, Dirjen Pendis: Dorong Kurikulum Berbasis Cinta Lewat Matamuda 2026

MONITOR, Jakarta - Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama RI, Prof. Amien Suyitno, menegaskan bahwa madrasah…

3 jam yang lalu

Anak Gunung Krakatau Aktif, Waka Komisi V DPR Ingatkan Pentingnya Keamanan Masyarakat dan Jalur Pelayaran

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras menekankan pentingnya…

8 jam yang lalu

Siswa Diduga Korban Bullying Ledakkan Bom Rakitan, Legislator Dorong Ciptakan Lingkungan Sekolah yang Guyub

MONITOR, Jakarta - Anggota DPR RI Alex Indra Lukman menyoroti aksi seorang pelajar berinisial R…

9 jam yang lalu

Menag Resmi Buka KKN Nusantara VI 2026: Mahasiswa dari 42 PTK Se-Indonesia Bawa Semangat Ekoteologi di Tanah Baduy

MONITOR, Serang - Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia, secara resmi membuka…

14 jam yang lalu

Puan Soal Krisis Murid di Sekolah Negeri: Harus Jadi Alarm Tata Ulang Pelayanan Pendidikan Dasar Nasional

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti fenomena sekolah negeri yang kekurangan murid…

1 hari yang lalu