INTERNASIONAL

Kemenag dan Flinders University Perkuat STEM di Madrasah

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama terus mempercepat transformasi pendidikan madrasah berbasis sains dan teknologi melalui kerja sama strategis dengan Flinders University, Australia. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang bertujuan memperkuat kualitas sumber daya manusia, memperluas jejaring akademik internasional, sekaligus mendorong madrasah menjadi pusat pengembangan pendidikan STEM yang kompetitif di tingkat global.

Kerja sama ini difokuskan pada penguatan ekosistem pendidikan STEM di lingkungan madrasah melalui pengembangan program beasiswa internasional bagi siswa berprestasi, kolaborasi riset dan inovasi, serta peningkatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan dalam menerapkan metodologi pembelajaran modern berbasis teknologi dan penelitian. Selain itu, kemitraan ini juga diarahkan untuk memperkuat tata kelola pendidikan agar selaras dengan standar universitas berkelas dunia, sehingga madrasah mampu melahirkan lulusan yang memiliki daya saing global sekaligus berkarakter kuat.

Direktur KSKK Madrasah Prof. Nyayu Khodijah menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi besar reformasi pendidikan madrasah. Ia menyampaikan bahwa penguatan sains, teknologi, rekayasa, dan matematika bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak untuk menyiapkan generasi yang mampu bersaing secara global. 

“Dengan ini madrasah akan memperoleh akses terhadap pengalaman akademik internasional, penguatan budaya riset, serta peningkatan kompetensi di bidang sains terapan yang relevan dengan kebutuhan masa depan,” ujarnya.

Prof. Nyayu juga menekankan bahwa transformasi pendidikan tidak akan berjalan optimal tanpa peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan. Karena itu, kerja sama ini diarahkan tidak hanya pada aspek beasiswa bagi siswa, tetapi juga pada pengembangan kapasitas pendidik dalam penguasaan metodologi pembelajaran modern, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan sistem tata kelola yang adaptif dan berstandar global.

Ia menambahkan bahwa madrasah memiliki kekuatan khas dalam mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Integrasi tersebut diyakini mampu melahirkan generasi unggul yang berkarakter, inovatif, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia. Ke depan, madrasah diharapkan tidak hanya mencetak lulusan yang siap melanjutkan studi atau memasuki dunia kerja, tetapi juga melahirkan ilmuwan, peneliti, dan pemimpin masa depan di bidang STEM.

Pihak Flinders University menyambut positif kemitraan ini dan menyampaikan apresiasi atas perkembangan pendidikan Indonesia yang dinilai progresif dan relevan dengan dinamika global. Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi jangka panjang bagi penguatan diplomasi pendidikan antara Indonesia dan Australia, sekaligus mempercepat lompatan kualitas pendidikan madrasah di kancah internasional.

Recent Posts

PBAK-PKKMB Syekh Manshur Diikuti 275 Mahasiswa, Ketua Kampus Titip Tiga Pesan

MONITOR, Pandeglang - Sebanyak 275 mahasiswa baru STAI dan STKIP Syekh Manshur Pandeglang mendapat tiga…

8 jam yang lalu

Prof. Rokhmin Dahuri Raih Aquaculture Lifetime Achievement Award di ICFA 2026

MONITOR, MIRI, SARAWAK - Prof. Dr. Ir. H. Rokhmin Dahuri, M.S. menerima Aquaculture Lifetime Achievement…

21 jam yang lalu

Wamen UMKM Pastikan Pengusaha Terdampak Bencana Pulih dan Naik Kelas

MONITOR, Padang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berkomitmen memperkuat pendampingan bagi pengusaha…

23 jam yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Wantimpres Memiliki Peran Strategis dalam Memperkuat Kualitas Kebijakan Negara

MONITOR, Jakarta - Pelantikan 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi…

23 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri: Ekonomi Biru Jadi Game Changer Indonesia Menuju 2045

MONITOR, Tanjungpinang - Indonesia dinilai memiliki modal strategis untuk memainkan peran lebih besar dalam ekonomi…

1 hari yang lalu

Tinjau Peserta TIH, Menaker Minta Buktikan Keunggulan Produk

MONITOR, Bekasi — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meminta peserta Talent and Innovation Hub (TIH) memastikan…

2 hari yang lalu