MONITOR, Denpasar – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekam Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali erupsi dengan menyemburkan asap berwarna kelabu yang mencapai ketinggian sekitar 2.500 meter dari puncak kawah.
Kepala Sub-Bidang Mitigasi Pemantauan Gunungapi Wilayah Timur PVMBG Devy Kamil Syahbana di Pos Pengamatan Gunung Agung, Karangasem, Sabtu, menjelaskan erupsi terjadi sekitar pukul 11.57 WITA.
Dia menjelaskan asap tebal bercampur abu gunung itu condong mengarah ke timur laut mengikuti arah angin yang bertiup lemah hingga sedang ke arah timur laut dan timur.
Ketinggian kolom asap dari erupsi gunung setinggi 3.142 meter di atas permukaan laut itu, bahkan dapat dilihat dari Posko Utama Tanah Ampo yang berjarak sekitar 22 kilometer.
PVMBG mencatat selama periode laporan enam jam sekali dari pukul 06.00 hingga 12.00 WITA, gunung yang disucikan umat Hindu itu masih memiliki aktivitas vulkanik.
Gunung Agung tercatat mengalami sekali letusan dengan amplitudo 26 milimeter berdurasi 120 detik, tiga kali hembusan, gempa rendah sebanyak empat kali dan vulkanik dangkal sebanyak tiga kali.
Mengingat masih ada aktivitas vulkanik di dalam tubuh gunung dan status awas atau level IV, PVMBG mengingatkan masyarakat untuk tidak beraktivitas dalam radius 8-10 kilometer dari kawah gunung.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kompetensi dan pelindungan pekerja sebagai respons terhadap…
MONITOR, NTT - Kementerian Agama menyalurkan bantuan berupa 1.000 school kit dan 16 Temporary Learning Space…
MONITOR, Jakarta - Dalam upaya memperkuat kerja sama akademik internasional dan pemahaman lintas budaya, Universitas…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memfasilitasi mediasi antara mitra pemasaran selaku…
MONITOR, Medan — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui…