Categories: HUMANIORASOSIAL

BAZNAS Bagikan 100 Gerobak dan Modal Usaha untuk Mustahik UMKM

MONITOR, Bekasi – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan bantuan sarana-prasarana dan modal usaha untuk mustahik yang memiliki usaha kecil mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Kami membagikan 100 gerobak dorong dan modal usaha 600 juta rupiah, untuk mustahik UMKM,” jelas Direktur Koordinator Pendistribusian, Pendayagunaan, Renbang dan Diklat Zakat Nasional BAZNAS, Mohd. Nasir Tajang, di Islamic Centre KH. Noer Alie, Kota Bekasi, Jawa Barat, dalam rilis tertulis pada MONITOR, Jum'at (22/12).

Menurut Mohd Nasir, hal ini dilaksanakan dalam rangka mengarusutamakan kebijakan zakat produktif dengan peningkatan kegiatan pembinaan dan pengembangan usaha mikro BAZNAS.

“Ini mutlak dan mesti dilakukan oleh BAZNAS di berbagai tingkatan, mengacu pada spirit Sustainable Development Goals (SDGs), yakni berkomitmen pada pembangunan yang berkelanjutan. Bahwa fungsi zakat sebagai empowering people, menekan angka kemiskinan, relevan dan integral dalam program ini,” jelas Nasir.

Mohd Nasir menjelaskan, kegiatan bermaksud agar bantuan zakat di bidang ekonomi dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kecil terutama asnaf fakir dan miskin.

Ia menuturkan, BAZNAS telh melakukan pengorganisasian dan pendampingan agar modal yang diberikan dapat dikelola dengan baik. Lalu, melakukan pembinaan dan penguatan terhadap mustahik agar modal yang diberikan dapat berkembang secara optimal.

“Pembinaan dan pengembangan usaha mikro adalah upaya jangka panjang BAZNAS meneguhkan eksistensinya sebagai lembaga yang visioner dalam menjawab tantangan kemiskinan, kesejahteraan, kesenjangan, sehingga terwujud masyarakat yang berkeadilan sosial,” katanya.

Menurutnya lebih lanjut, BAZNAS pusat sebagai regulator dan koordinator pengelolaan zakat, infak, sedekah (ZIS) nasional semakin memantapkan sinergi dengan BAZNAS provinsi dan BAZNAS kabupaten/kota.

“Dengan demikian, gerakan massal pemberdayaan akan semakin lengkap dan dinamis. Karena ketiadaan wilayah menjadikan BAZNAS pusat, yang telah berhasil menghimpun ZIS, memerlukan peran BAZNAS daerah. Dan itulah yang melatarbelakangi BAZNAS pusat menjalin kerja sama dengan BAZNAS Kota Bekasi,” pungkasnya.

Recent Posts

STPK Matauli Perkuat Peran Kampus Maritim, Prof Rokhmin Usulkan Dua Prodi Baru untuk Dukung Ekonomi Biru

MONITOR, Tapanuli Tengah – Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan (STPK) Matauli terus memperkuat posisinya sebagai…

1 jam yang lalu

Komisi VII DPR RI Tinjau PRSU 2026, Dorong Penguatan Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan UMKM Sumatera Utara

MONITOR, Medan – Komisi VII DPR RI melaksanakan Kunjungan Kerja Spesifik ke PT Pembangunan Prasarana…

2 jam yang lalu

Pakar Intelijen: Hormati Kewenangan Antar-Lembaga, Jangan Ganggu Proses Penegakan Hukum

MONITOR, Jakarta – Pakar Intelijen, Pertahanan, dan Keamanan, Ngasiman Djoyonegoro, mengingatkan seluruh lembaga negara agar…

5 jam yang lalu

SETARA Institute Desak Presiden Evaluasi Dugaan Keterlibatan Oknum TNI dalam Penanganan Kasus Korupsi

MONITOR, Jakarta – Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, meminta Presiden Prabowo Subianto turun tangan…

8 jam yang lalu

Legislator Soal Polri Bongkar 3 Kasus Korupsi: Tegakkan Hukum Dengan Adil

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Benny K Harman mendukung pengusutan 3 kasus…

17 jam yang lalu

Komisi IX DPR Minta Ada Pembenahan Sistem PPDS Buntut Dokter Meninggal Diduga Dampak Bullying

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyoroti insiden meninggalnya seorang…

17 jam yang lalu