Categories: EKONOMIENERGI

Kementerian ESDM Lanjutkan Ujicoba Aplikasi B-20 dan B-30 untuk Transportasi Darat

MONITOR, BELITUNG – Melanjutkan kajian yang telah dilakukan pada tahun 2017, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali akan melakukan uji coba Biodiesel-20 (B-20) pada kereta api dan studi awal penggunaan Biodiesel-30 (B-30) untuk transportasi darat selain kereta api pada tahun 2018.

Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar dalam Workshop Media di Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat malam (15/12) menyampaikan bahwa saat ini kajian B-30 akan memasuki uji awal di lapangan.

“Kajiannya sudah selesai, namun demikian ada tes lapangan juga ini sekarang sedang persiapkan di lapangannya, akan dicoba pada transportasi darat selain kereta api,” ujar Arcandra.

Arcandra menjelaskan, butuh waktu dalam masa peralihan dari B-20 menuju B-30. Disamping itu, uji coba terus dilakukan agar kedepannya penerapan B-30 pada transportasi darat tidak menemui kendala.

Lebih lanjut Wamen ESDM mengungkapkan, implementasi B-30 menunggu terselesaikannya kendala yang ada di B-20. “Kita masih akan menguji B-20 untuk kereta api, akan dibuktikan apakah B-20 comply dengan sistem kereta api sekarang,” jelasnya.

Mengamini hal tersebut, Staf Ahli Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana menambahkan, hasil kajian menunjukkan adanya perbedaan injector pada kereta api dengan injector mobil diesel, yang menyebabkan lebih sulit dalam mengaplikasikan biodiesel untuk kereta.

“Kami sudah tes dan sudah cek, injector dua merk berbeda kereta dan mobil diesel, hasilnya injector pada kereta lebih lunak, tidak tahan terhadap biodiesel. Mungkin menjadi penyebab utama terjadinya beberapa kali keluar api pada mesin lokomotif kereta," ungkap Dadan.

Ia juga menjelaskan, saat ini sedang disiapkan uji coba dengan Kereta Api Bandung-Jakarta.

"Uji coba ini akan mulai dilakukan pada periode Januari – Maret. Kami juga tidak ingin ada perbedaan terhadap sistem mesin dari penggunaan B-20 pada kereta ini nantinya,” pungkas Dadan.

Recent Posts

Belajar dari Kampus Peringkat Kedua Nasional THE, PTKIS Perkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal

LPM UIN Sunan Kalijaga Berbagi Strategi Implementasi SPMI Berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 10 Tahun 2026 MONITOR,…

2 jam yang lalu

Soroti 7 Persoalan Tata Kelola, Rokhmin Dahuri Dorong Reformasi Cagar Biosfer Indonesia

MONITOR, Wakatobi - Pengakuan UNESCO terhadap suatu kawasan sebagai cagar biosfer tidak otomatis menjamin keberhasilan…

2 jam yang lalu

Hasil Ubinan BPS, Panen Padi di Cirebon Tembus 9,2 Ton per Hektare berkat Aplikasi Pureplant

MONITOR, Cirebon - Hasil panen padi petani di Blok Makam Kidul, Desa Ujunggebang, Kecamatan Susukan…

8 jam yang lalu

Stafsus Menag Sambangi Ponpes Hamalatul Qur’an Sukoharjo, Tawarkan Trauma Healing untuk Santri

MONITOR, Sukoharjo – Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan, pembinaan, dan…

2 hari yang lalu

OASE III PTKIN 2026 Resmi Dibuka Menag, Dorong Integrasi Sains dan Nilai Agama

MONITOR, Yogyakarta - Ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam…

2 hari yang lalu

Kementan Percepat Penyerapan Telur, Peternak Mikro dan Kecil Jadi Prioritas

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat penyerapan telur ayam ras senilai Rp30 miliar melalui…

2 hari yang lalu