Categories: NASIONALPOLITIK

Mendagri Ajak Masyarakat Lawan Kampanye Hitam di Pilkada

MONITOR, Cirebon – Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, mengajak masyarakat melawan kampanye hitam pada Pilkada serentak 2018 nanti dan mengharapkan ada sanksi tegas kepada para pelaku.

"Harus kita lawan kampanye yang berujar kebencian apalagi yang menyangkut fitnah, SARA dan itu harus dilawan dan ditindak tegas," kata Tjahjo, di Cirebon, Rabu (13/12).

Seperti pada masa Orde Baru, Tjahjo Kumolo berharap, Menteri dalam negeri juga dapat berperan sebagai pembina dinamika dan sistem politik nasional.

Tjahjo meminta, semua calon pemimpin pada Pilkada serentak nanti dapat mengedepankan program, konsep dan gagasan ketika ingin menjadi penguasa nanti.

Menurutnya, tidak ada alasan dan pembenaran ketika tahapan kampanye nanti mereka menggunakan kampanye hitam untuk meraup suara. Ketika diketahui melanggar, maka seharusnya di diskualifikasi dan diproses secara hukum.

"Kampanye itu harus mengadu program, konsep dan gagasan, jangan fitnah, ujaran kebencian dan politik uang yang digunakan," pintanya.

Tjahjo juga menyoroti politik uang yang sering terjadi, untuk itu katanya harus ada sanksi tegas ketika para kontestan memakai "money politic" ini untuk menang.

"Kalau ketahuan menggunakan politik uang dan tertangkap tangan harus didiskulifikasi," tegasnya.

Lebih lanjut Tjahjo menambahkan, Pilkada dikatakan sukses apabila tingkat partisipasi masyarakatnya tinggi. Tahun pilkada serentak 2015 lalu klaim Tjahjo tingkat partisipasi sudah 74%. Pilkada 2018 ini ia berharap lebih meningkat lagi.

"Tahun kemaren sudah 74% dan target KPU serta pemerintah tahun ini minimal 78%," kata Tjahjo yang juga politisi PDI P ini.

Recent Posts

Belajar dari Kampus Peringkat Kedua Nasional THE, PTKIS Perkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal

LPM UIN Sunan Kalijaga Berbagi Strategi Implementasi SPMI Berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 10 Tahun 2026 MONITOR,…

12 jam yang lalu

Soroti 7 Persoalan Tata Kelola, Rokhmin Dahuri Dorong Reformasi Cagar Biosfer Indonesia

MONITOR, Wakatobi - Pengakuan UNESCO terhadap suatu kawasan sebagai cagar biosfer tidak otomatis menjamin keberhasilan…

12 jam yang lalu

Hasil Ubinan BPS, Panen Padi di Cirebon Tembus 9,2 Ton per Hektare berkat Aplikasi Pureplant

MONITOR, Cirebon - Hasil panen padi petani di Blok Makam Kidul, Desa Ujunggebang, Kecamatan Susukan…

18 jam yang lalu

Stafsus Menag Sambangi Ponpes Hamalatul Qur’an Sukoharjo, Tawarkan Trauma Healing untuk Santri

MONITOR, Sukoharjo – Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan, pembinaan, dan…

2 hari yang lalu

OASE III PTKIN 2026 Resmi Dibuka Menag, Dorong Integrasi Sains dan Nilai Agama

MONITOR, Yogyakarta - Ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam…

2 hari yang lalu

Kementan Percepat Penyerapan Telur, Peternak Mikro dan Kecil Jadi Prioritas

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat penyerapan telur ayam ras senilai Rp30 miliar melalui…

3 hari yang lalu