Categories: EKONOMI

PT JSB Terapkan Prosedur K3 di Proyek Jalan Tol Semarang-Batang

MONITOR, Semarang – Pada minggu ke-4 di bulan November 2017, progres pembangunan konstruksi Jalan Tol Batang-Semarang sudah mencapai 60,85%. Dalam rangka percepatan proyek yang diharapkan siap di lalui pada lebaran 2018 ini, PT Jasa Marga Semarang Batang (JSB) selalu berpedoman dan menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Pimpinan Proyek PT JSB R. Beni Dwi Septiadi menyatakan, hingga saat ini, proyek pembangunan jalan tol sepanjang 75 Km ini mencatat tidak ada kecelakaan kerja yang terjadi. 

“Penerapan K3 dalam proyek ini menjadi kunci utama dan harus dijalankan sesuai prosedur yang ditetapkan, sehingga zero accident tercapai hingga saat ini,” ujar Beni di lokasi pengerjaan erection girder di Kali Damar.

Hal senada diucapkan oleh Asisten Manager Mutu Pengendalian K3 PT JSB Eka Hadi Purwanto. Ia mengungkapkan bahwa semua pekerjaan proyek Jalan Tol Batang-Semarang wajib selalu berpedoman kepada prosedur K3. 

Ia menambahkan, apabila suatu pekerjaan tidak dilengkapi dengan prosedur K3, maka pekerjaan tersebut harus segera dihentikan, dan dapat dilanjutkan apabila pemenuhan standar K3 sudah dijalankan.

“Satu hari sebelum pengerjaan selalu dilakukan asesman terhadap semua peralatan yang akan digunakan, baik berupa kelengkapaan surat izin operasi alat berat. Kami juga selalu memastikan kesiapan semua SDM yang akan bekerja harus dilengkapi oleh Alat Pelindung Diri (APD ) dan sesuai dengan prosedur K3. Hal ini dilakukan agar terhindar dari bahaya kecelakaan kerja,” papar Eka.

Adapun prosedur K3 yang diterapkan oleh PT JSB meliputi :

1. Identifikasi resiko pekerjaan melalui job safety analysis

2. Kegiatan assesment unit, operator, dan lingkungan kerja sebelum pelaksanaan

3. Sosialisai kebijakan K3 melalui safety meeting

4. Inspeksi dan evaluasi penerapan k3 di lapangan, serta

5. Dokumentasi pelaksanaan K3 

Penerapan prosedur K3 dalam pengerjaan proyek ini juga sebagai upaya dalam melakukan percepatan pembangunan. PT JSB optimis bahwa pembangunan proyek jalan tol yang dibagi menjadi 5 seksi ini dapat melakukan uji kelaikan dan beroperasi penuh pada akhir tahun 2018.

Jalan Tol Batang-Semarang merupakan bagian dari proyek Jalan Tol Trans Jawa yang dibagi menjadi 5 seksi, yang terdiri dari Seksi 1 Batang-Batang Timur (3,20 Km), Seksi 2 Batang Timur-Weleri (36,35 Km), Seksi 3 Weleri-Kendal (11,05 Km), Seksi 4 Kendal-Kaliwungu (13,50 Km), dan Seksi 5 Kaliwungu-Krapyak (10,10 Km).

Recent Posts

Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Anak Bangsa Hadirkan Pupuk Hayati Asli Indonesia

MONITOR, Jakarta - Di tengah dinamika geopolitik global yang berpotensi memicu krisis pangan, kemandirian nasional…

21 menit yang lalu

Pendapatan Usaha Tumbuh 10,4 Persen, Jasa Marga Bukukan Laba Bersih Rp.774,7 Miliar di Kuartal I Tahun 2026

MONITOR, Jakarta PT Jasa Marga (Persero) Tbk (“Perseroan”) mengawali tahun 2026 dengan kinerja positif. Pada Kuartal…

29 menit yang lalu

Menteri UMKM Pastikan Keberlangsungan Pemberdayaan Pengusaha Perempuan di Pulau Rinca NTT

MONITOR, Labuan Bajo – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI Maman Abdurrahman meninjau…

15 jam yang lalu

Respons Aspirasi Guru, Kemenag Kebut Sertifikasi 467 Ribu Guru dan Naikkan Insentif Setara UMK

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan guru binaan. Fokus…

15 jam yang lalu

FEB UIN Jakarta Jajaki Kerja Sama Strategis dengan BPS Tangsel Perkuat Literasi Data

MONITOR, Tangerang Selatan - Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Ibnu…

17 jam yang lalu

Kembangkan Teknologi Pengolahan Air, Tiga Perusahaan Jajaki Kerja Sama Strategis di Kawasan Industri

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mempercepat penguatan infrastruktur pengelolaan air dan limbah di kawasan…

19 jam yang lalu