Mantan Ibu Negara Shinta Nurriyah Hadiri Pelatihan Kepemimpinan GP Ansor di Rembang

MONITOR, Rembang –  Mantan Ibu Negara sekaligus istri mendiang Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Shinta Nuriyah, menghadiri dan mengisi materi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) GP Ansor Angkatan VI dan Latihan Instruktur (LI) 2 yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Raodlatut Tholibien Leteh dan Pesantren Al Hamidiyah Ngemplak Lasem Kabupaten Rembang.

Gelaran PKN bersamaan dengan dengan LI ini diselenggarakan PP GP Ansor selama 5 hari dengan tema Yang Waras Jangan Mengalah. Tema ini merupakan bentuk sikap dan respon GP Ansor atas upaya pihak-pihak tertentu yang ingin merongrong konstitusi negara dan merisak keberagaman Indonesia.

"Tema itu sebagai bentuk penegasan sikap Ansor yang tidak diam ketika paham kebangsaan Indonesia diganggu. Makanya, yang waras (sehat/normal) jangan ngalah (mengalah)," kata Ketua Umum PP GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas saat pembukaan acara seperti yang dikutip MONITOR dari NU Online, Kamis (7/12).

Gus Yaqut, sapaan Ketua Umum GP Ansor ini, menegaskan, Ansor tidak akan pernah berhenti melawan pihak-pihak yang mengganggu NKRI, memecah belah persatuan dan keberagaman bangsa Indonesia.

"Ansor tidak akan pernah berhenti untuk menjaga Indonesia dari semua gerakan yang mengancam persatuan dan keberagaman Indonesia. Memecahbelah umat beragama, merongrong NKRI, dan gerakan yang ingin menegakkan khilafah," katanya.

Gus Yaqut berpesan kepada seluruh kader Ansor, termasuk di dalamnya Banser, untuk tidak berkecil hati ketika dihujat hanya karena ingin menjaga keutuhan NKRI dan idelologi Pancasila.

PKN VI dan LI-2 diikuti oleh ratusan kader GP Ansor dan Banser dari seluruh wilayah Indonesia. Terlihat hadir selain Ibu Shinta Nurriyah, putri Gus Dur dan Koordinator Seknas Gusdurian Alissa Wahid, Ketua Umum GP Ansor dan Anggota DPR RI Yaqut Cholil Qoumas, Sekjen GP Ansor Adung Rachman dan beberapa tokoh pemuka agama lainnya.

 

Recent Posts

BBM Nelayan Rp15.000, GNTI: Benahi Akses dan Tata Kelola agar Kebijakan Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Ketua PP Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) Bidang Nelayan, Sarana dan Prasarana,…

3 jam yang lalu

LSAK Desak Presiden Copot Jaksa Agung, Sebut Jadi Tolok Ukur Independensi Pengusutan Dugaan Korupsi Eks Jampidsus

MONITOR, Jakarta – Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak Presiden segera mencopot Jaksa Agung ST.…

4 jam yang lalu

Kemnaker Petakan Kebutuhan Industri Jepang untuk Perluas Peluang Kerja bagi Tenaga Kerja Indonesia

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memetakan kebutuhan industri Jepang dalam upaya menyelaraskan penyiapan tenaga…

7 jam yang lalu

Komnas Haji: Skema Biaya Haji 2027 Populis tapi Berpotensi Mengganggu Keberlanjutan

MONITOR, Tangerang Selatan - Ketua Komnas Haji, Dr. H. Mustolih Siradj, S.H.I., M.H., menilai rancangan…

8 jam yang lalu

Legislator Soal Remaja Diperkosa 27 Orang: Ini Extraordinary Crime yang Perlu Penanganan Luar Biasa

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah menyatakan keprihatinannya atas kasus dugaan pemerkosaan…

13 jam yang lalu

Legislator Usul DPR Gunakan Hak Angket Atasi Ketegangan Polri Vs Kejaksaan Buntut Kasus Hukum Eks Jampidsus

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Benny K Harman meminta DPR menggunakan hak…

13 jam yang lalu