Bea Cukai Tegal Musnahkan Ribuan Barang Sitaan Ilegal

MONITOR, Tegal – Kantor Bea dan Cukai Tegal memusnahkan ribuan barang ilegal hasil sitaan tahun 2016 dan 2017 dari hasil kegiatan operasi pasar, patroli darat dan pencegahan barang kiriman pos.

Pemusnahan ini dilakukan sebagai wujud akuntabilitas pengelolaan barang milik negara (BMN) setelah mendapat persetujuan resmi dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kota Tegal.

Menurut Kepala Kantor Bea dan Cukai Tegal, Bambang, selama kurun waktu 2016-2017 pihaknya telah menyita 1.254 botol minuman keras, 74.463 batang rokok ilegal, 45.410 gram tembakau iris ilegal, 1 unit kerangka sepeda, 2 unit cctv, 1 unit handphone, 1 pcs drones, 1 pcs gitar, 1 dus USB flashdisk dan berbagai barang aksesoris ilegal lainnya.

Perkiraan nilai barang yang dimusnahkan mencapai Rp 260.526.878 dengan perkiraan potensi kerugian negara sebesar Rp 169.166.289. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar dan dihancurkan menggunakan stum atau walls.

Disampaikan bambang lebih lanjut, kegiatan pemusnahan ini merupakan bukti komitmen pemerintah dalam meberikan perlindungan  masyarakat terhadap barang ilegal.

"Penindakan barang ilegal ini merupakan bukti komitmen kita dan wujud sinergi berbagai instansi terkait di wilayah kerja Kantor Bea dan cukai Tegal melalui pertukaran informasi dan operasi bersama," katanya saat dihubungi Monitor, Rabu (22/11) di Tegal.

Recent Posts

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

2 jam yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

2 jam yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

3 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri: Swasembada Pangan Harus Menyejahterakan Petani

MONITOR, Jakarta - Capaian swasembada pangan tidak cukup diukur dari peningkatan produksi dan ketersediaan pangan…

15 jam yang lalu

Blue Economy; Basis Pembangunan Menuju Indonesia Emas 2045

MONITOR, Jakarta - Guru Besar Emeritus Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Lautan IPB University sekaligus…

18 jam yang lalu

Wacana Ambang Batas 5 Persen, Partai Gelora Minta Kader Fokus Syarat Verifikasi Parpol

MONITOR, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia meminta seluruh pengurus…

19 jam yang lalu