Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

Presiden Isyaratkan Divestasi 51 Persen Saham Freeport Sebagai Buah Keberanian

MONITOR, Manado – Presiden RI Joko Widodo menceritakan,  divestasi 51 persen saham PT Freeport Indonesia adalah buah dari keberanian dalam mengambil keputusan. Hal itu dikatakan Presiden saat menghadiri Pembukaan Kongres Trisakti Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) XX, Rabu (15) kemarin.

"Berapa puluh tahun kita hanya diberi sembilan persen, diam saja. Saya engga tahu diamnya karena apa. Apakah takut? Apakah karena diberi sesuatu, karena memang saya enggak ngerti?" kata Presiden. 

Ya, setidaknya perundingan terkait divestasi saham antara Pemerintah dengan PT Freeport Indonesia telah berlangsung selama tiga tahun. Hingga akhirnya Presiden memerintahkan Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indarwati dan Menteri BUMN Rini Soemarno untuk mempertahankan 51 persen divestasi saham tersebut dalam perundingan.

“Nego terus minta 51 persen, jangan mundur,” tegas Presiden menyampaikan perintahnya. Ketegasan Presiden tersebut karena ia yakin, usaha yang keras akan memberikan hasil yang baik bagi Bangsa dan Negara.

"Tapi saya yakin kita dapat (51 persen). Kalau kita ragu-ragu terus ya dimainin terus,” tandas Presiden.

Soal keberanian, dalam kesempatan tersebut Presiden juga menceritakan keberaniannya dalam mengambil keputusan dalam beberapa bulan kebelakang, diantaranya terkait penerbitan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan dan penetapan Hari Lahir Pancasila.

Untuk diketahui, PT Freeport sepakat untuk mendivestasikan sahamnya kepada Pemerintah Indonesia sebesar 51 persen pada Agustus 2017 lalu, Selain itu, PT Freeport juga menyatakan keiapannya untuk membangun smelter hingga Januari 2022. Perundingan yang menghasilkan kesepakatan tersebut memakan waktu tak kurang dari empat bulan lamanya.

Recent Posts

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

6 jam yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

6 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

17 jam yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

17 jam yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

17 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri: Swasembada Pangan Harus Menyejahterakan Petani

MONITOR, Jakarta - Capaian swasembada pangan tidak cukup diukur dari peningkatan produksi dan ketersediaan pangan…

1 hari yang lalu