MONITOR, Jakarta – Tiga jenazah korban kebakaran gudang petasan di Kosambi, Tangerang, Banten, kembali di identifikasi Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Jenazah yang telah berhasil diidentifikasi yaitu, Slamet Rahmat yang beralamat di Garut, Marwati Binti Atip yang beralamat di Tangerang, dan Sutrisna Bin Alim beralamat di Tangerang.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan, tiga jenazah tersebut berhasil diidentifikasi berdasarkan hasil sidang rekonsiliasi.
"Ketiganya teridentifikasi melalui DNA, gigi, dan medis," ujar Argo kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (28/10).
Saat ini tiga jenazah tersebut akan langsung diserahkan kepada pihak keluarga. Namun, baru dua keluarga yang sudah tiba di RS Polri, dan satu keluarga lagi masih belum tiba di RS Polri.
Sementara, Argo menambahan ada 43 kantong jenazah yang belum diidentifikasi. Seperri diketahui,
peristiwa kebakaran gudang petasan tersebut terjadi pada Kamis (26/10) sekitar pukul 6.00 WIB.
Dan sekitar pukul 12.00 WIB, api telah dapat dipadamkan oleh Unit Damkar Kabupaten Tangerang.
Akibat peristiwa tersebut, sebanyak 48 orang meninggal dunia, sementara 45 orang lainnya mengalami luka-luka.
MONITOR, Lumajang - Peternak asal Kabupaten Lumajang, Ari, meraih empat gelar juara dalam Kontes Sapi,…
MONITOR, Jakarta - Kepergian seniman dan budayawan Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra meninggalkan warisan penting dalam…
MONITOR, Jakarta - Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat kembali mendapat ruang dalam pertukaran gagasan strategis.…
MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…
MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…
MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…