MONITOR, Baghdad – Bank Sentral Irak memberhentikan pembatasan keuangan yang disangsikan kepada wilayah Kurdistan, hal itu dilakukan setelah menerima janji kerja sama dari bank-bank Kurdi.
Dilansir Reuters, seorang sumber mengatakan, Rabu (4/10) bahwa transfer dolar dan valuta asing telah diizinkan kecuali ke empat bank milik Kurdi.
Sebelumnya, pada Selasa Bank Sentral menginformasikan kepada Pemerintah Daerah Kurdistan (KRG) bahwa pihaknya akan berhenti menjual dolar ke empat Bank Kurdi dan menghentikan semua mata uang asing ke wilayah otonom tersebut.
Tindakan tersebut sebagai balasan atas sebuah referendum yang diadakan pada 25 September lalu, dimana wilayah tersebut memilih untuk merdeka.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengimbau seluruh jemaah haji Indonesia untuk…
Oleh: Boy Anugerah* Setiap tanggal 9 Mei, Rusia melakukan “ritual” rutin kenegaraan yang diselenggarakan di Moskow…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat program hilirisasi industri nasional yang tidak hanya menyasar…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan menyelenggarakan seleksi kerja bagi penyandang disabilitas Tuli melalui pertemuan langsung…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKB Muhammad Khozin menyoroti ramainya polemik…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin menyoroti pembubaran…