MONITOR, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani mengungkapkan, pemerintah sudah mempersiapkan antisipasi untuk menyelamatkan masyarakat di sekitar Gunung Agung, Bali.
"Sampai hari ini laporan dari Pemprov Bali, bahwa sembilan kabupaten/kota yang ada di Bali sudah membuka wilayahnya masing-masing (untuk menampung pengungsi). Bahkan koordinasi sudah dilakukan," ujar Puan Maharani kepada wartawan, Jakarta, Kamis (28/9).
Hingga saat ini, pengungsi Gunung Agung masih terkonsentrasi di sembilan kabupaten/kota tersebut. Jika memungkinkan, Puan meminta Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) membuka wilayahnya untuk menampung pengungsi apabila dibutuhkan.
"Kita membuka ke arah wilayah lain, kalau diperlukan kita menyiapkan wilayah tetangganya, yakni Lombok. Tapi saat ini belum," jelasnya.
Secara umum, Puan memastikan segala antisipasi yang dilakukan pemerintah untuk warga terdampak telah dipersiapkan dengan baik.
Seperti diketahui, sembilan kabupaten/kota yang tercatat menampung pengungsi erupsi Gunung Agung, antara lain Kabupaten Badung, Kabupaten Bangli, Kabupaten Buleleng, Kota Denpasar, Kabupaten Gianyar, Jembrana, Kabupaten Karangasem, Kabupaten Klungkung dan Kabupaten Tabanan.
Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo telah mengunjungi pengungsi Gunung Agung di Klungkung, Bali, pada Selasa 26 September 2017. Jokowi meminta kepada warga terdampak agar senantiasa mendengarkan imbauan pemerintah akan bahaya yang kemungkinan terjadi.
