Categories: NASIONALPOLITIK

Voxpol Center: Penambahan Dana Parpol Demi Penguatan Demokrasi

MONITOR, Jakarta – Penambahan dana parpol menjadi polemik. Pasalnya, anggaran untuk biaya operasional parpol memang terbilang tidak sedikit, setiap kali penyelenggaraan acara baik Mukhtamar dan Kongres cukup tinggi (high cost) menghabiskan ratusan milyaran rupiah.

 

Pergulatan diskursus terjadi, ada yang pro dan ada yang kontra terhadap penambahan dana parpol. “Penambahan dana parpol sesuatu yang patut kita dukung dalam rangka penguatan institusi parpol secara utuh demi kebaikan bersama (common goods)”, ujar Pangi Syarwi Chaniago. Direktur Eksekutif Voxpol Center

 

Pangi memaparkan, Dalam PP Nomor 5/2009 tentang Bantuan Keuangan kepada Partai Politik diatur, dana bantuan untuk parpol hanya Rp 108 per suara.  “Sudah hampir 10 tahun dana itu belum pernah dinaikkan. Muncul rencana pemerintah merevisi PP No 5/2009 dan menaikkan dana bantuan suplemen parpol sebesar 10 kali lipat dari Rp 108 per-suara menjadi Rp 1.000 per suara”, lanjut Pangi.

 

Opini konstruktif terkait keterlibatan aktif anggota partai dalam membesarkan partai termasuk pembiayaan adalah kunci untuk melahirkan parpol yang kuat dan dan solid serta memperluas dukungan politik yang lebih real, (susan scarrow). Minusnya dana parpol, solusinya mencari talangan dana dari setoran para cukong yang menguasai kartel bisnis politik yang melanggengkan oligarki demi menguasai parpol.

 

Disamping itu, bukanlah hal aneh untuk menambal kekurangan biaya operasional parpol, menjadikan BUMN sebagai sapi perahan. Tidak sampai disitu, tak jarang komisaris dan pimpinan direktur BUMN berperan sebagai mesin ATM parpol (destruktif).

 

“Terjadi lah korupsi birokrasi, persekongkolan maha jahat dengan menyelewengkan APBN (tugas- tugas elegal) sehingga tak heran mendengar lagu lama, tiap tahun selalu ujung ceritanya BUMN mengalami kerugian”, tutur Pangi.

 

Guna meningkatkan kesadaran politik bersih ala parpol ( political awareness) dengan dana parpol Rp 1.000 per suara dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel, maka penambahan dana parpol harus sejalan dengan agenda meningkatkan audit dan pengawasan secara ketat yang diharapkan punya 'efek jerah' apabila terjadi penyelewengan penggunaan dana parpol. Yang tujuannya Jangan sampai penambahan dana parpol hanya umpan yang mengenyangkan bagi elite partai.

 

“Pendanaan parpol oleh negara bukan sesuatu yang aneh, namun normal normal saja, demi menjaga ekosistem partai politik agar tidak rusak. Hal yang sama juga dilakukan di banyak negara yang menjadi 'benchmark' Indonesia, besaran dana bantuan pemerintah untuk parpol masih jauh lebih tinggi, bahkan ada yang mencapai puluhan ribu rupiah per-suara”, tegas Pangi

Recent Posts

JPPI: SPMB 2026 Masih Gagal Menjamin Hak Pendidikan Anak

MONITOR, Jakarta – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 kembali menuai kritik. Jaringan Pemantau…

6 jam yang lalu

Kampanye Produk Dalam Negeri, Kemenperin Ajak Masyarakat Pakai Peralatan Sekolah Lokal

MONITOR, Jakarta - Menyambut tahun ajaran baru 2026/2027, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengajak masyarakat untuk semakin…

9 jam yang lalu

Gus Hery Silaturahim ke Murid Langsung KH Hasyim Asy’ari, Mohon Doa Restu Ikhtiar Maju sebagai Ketua Umum PBNU

MONITOR, Bangka Belitung – Suasana hangat dan penuh kekhidmatan menyelimuti kediaman Mbah Sarmidi Mangunwilogo Cokrodiningrat,…

10 jam yang lalu

Komisi II DPR Sebut RUU Adminduk Pertegas Transformasi Layanan, NIK Akan Jadi Identitas Tunggal

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin mengungkap bahwa Rancangan perubahan UU…

12 jam yang lalu

Masa Depan Indonesia Ditentukan oleh Keberanian Mengubah Paradigma Pembangunan dari Eksploitasi SDA ke Blue Economy

MONITOR, Banjarmasin - Masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh keberanian mengubah paradigma pembangunan dari ekonomi…

13 jam yang lalu

MoU Penghentian Perang AS-Iran Dinilai Rapuh

MONITOR, Jakarta - Analisis Dunia Islam dan Timur Tengah (Timteng) Mahfuz Sidik mengatakan, seluruh negara…

14 jam yang lalu