Ini Prediksi Pilpres 2019 Versi Pemerintah

MONITOR, Jakarta – Pemilihan Presiden yang akan digelar 2019 mendatang turut membuat semua pihak penasaran akan hasilnya. Pasalnya, pesta demokrasi masyarakat Indonesia itu menjadi taruhan besar bagi nama Presiden Joko Widodo dan partai pengusungnya PDIP.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo turut memberi prediksi dinamika pilpres 2019. Menurutnya, akan terdapat tiga pasangan calon yang maju dalam event lima tahunan itu.

Hal ini, sambung Menteri Tjahjo, berkaitan dengan acuan ambang batas pencalonan presiden dalam UU N0. 7 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pemilu.

"Saya mencermati saja, misal parpol koalisi Pak Jokowi, apakah semua (bergabung lagi), belum tentu juga. Dari yang saya cermati, misal 2 atau 3 pasang calon," Ujar Tjahjo di sela-sela Workshop Nasional Kongres Kesatuan Perempuan Partai Golkar di Hotel Sultan, Jakarta, pada Sabtu (26/8).

- Advertisement -

Lebih lanjut, Tjahjo menambahkan aturan mengenai ambang batas pencalonan presiden sebesar 20-25 persen tidak akan menghambat proses pencalonan capres-cawapres. Tjahjo juga meminta agar ketentuan tersebut dipandang sebagai bentuk konsolidasi demokrasi di Indonesia.

Sebelumnya, dalam UU Pemilu disepakati aturan soal ambang batas pencalonan presiden yang harus memiliki minimal 20 persen kursi di DPR atau meraih 25 persen suara sah nasional. Namun, banyak juga pihak yang menilai aturan ini akan melahirkan calon tunggal dalam Pilpres 2019.

Terkait aturan ambang batas pencalonan presiden ini, akan ada beberapa elemen masyarakat yang melakukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK). Namun Tjahjo menyerahkannya putusan tersebut ke MK. Sebab hanya lembaga ini yang berwenang menentukan UU inkonstitusional atau tidak. ⁠

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER