Categories: EKONOMI

Bank BRI Minta Nasabah Waspada Penipuan Dengan Modus Hadiah

MONITOR, Jakarta – Praktek penipuan oleh pihak tidak bertanggung jawab di industri perbankan masih saja terjadi dewasa ini. Salah satunya yakni modus penipuan dengan berpura pura sebagai pihak bank dan mengumumkan bahwa nasabah mendapatkan hadiah karena telah memenangkan sebuah program atau undian. Masyarakat tentunya akan tergiur apabila tiba-tiba mendapatkan informasi tersebut.

Bank BRI dengan nasabah lebih dari 80 juta orang tentunya tidak terlepas dari ancaman penipuan tersebut. Oleh karena itu, Bank BRI senantiasa menghimbau dan mengingatkan para nasabahnya agar selalu berhati-hati terhadap keamanan simpanannya.

“Ketika terjadi penipuan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, bukan hanya nasabah saja yang dirugikan, akan tetapi bank juga ikut dirugikan karena menodai citra dan reputasi yang bisa menyebabkan kepercayaan nasabah untuk menyimpan uangnya di bank menjadi menurun,” ujar Corporate Secretary Bank BRI Hari Siaga Amijarso.

Apabila mendapatkan informasi memenangkan hadiah dalam jumlah besar, hendaknya masyarakat tidak terburu buru mempercayainya dan segera mencari kebenaran akan informasi tersebut. Modus yang selama ini terjadi yakni nasabah mendapatkan sms dari nomor tidak dikenal dan kemudian diharapkan mentransfer sejumlah uang sebagai persyaratan agar hadiah tersebut dapat dikirimkan atau dicairkan. Modus ini sebenarnya modus lama namun masih sering saja terjadi.

“Nasabah jangan mudah percaya begitu saja. Apabila mendapatkan info terkait pengumuman hadiah bisa menghubungi kantor BRI terdekat atau bisa mengakses website resmi Bank BRI yakni www.bri.co.id,” imbuh Hari Siaga.

Selain itu, Bank BRI juga memiliki akun twitter resmi yakni @promo_bri, @kontakBRI dan @BANKBRI_ID, akun facebook resmi BANK BRI dan instagram @bankbri_id. Apabila ada media sosial lain maupun web yang mengatasnamakan Bank BRI bisa dipastikan hal tersebut merupakan indikasi penipuan.

BRI sebagai salah satu bank terkemuka di Indonesia senantiasa melakukan pembaharuan terus-menerus terkait kebijakan keamanan informasi nasabah, sistem dan infrastruktur guna memastikan transaksi dan rekening nasabah aman. Selain itu, BRI gencar melakukan edukasi dan sosialisasi mengenai tips bertransaksi yang aman melalui berbagai bentuk sarana komunikasi, seperti melalui media massa, email messaging dan akun media sosial resmi BRI dalam rangka meningkatkan awareness nasabah dan memastikan nasabah senantiasa berhati-hati dalam bertransaksi.

“Kami mengimbau kepada nasabah, apabila ada pihak diluar Bank BRI mencoba melakukan penyalahgunaan atas nama Bank BRI, agar segera menghubungi Kantor Cabang BRI terdekat atau menghubungi call BRI di 14017 untuk melakukan konfirmasi,” pungkas Hari Siaga

Recent Posts

Hardiknas 2026, Guru Besar UIN Jakarta: Partisipasi Semesta Kunci Pendidikan Bermutu

MONITOR, Jakarta - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) setiap 2 Mei kembali menjadi momentum reflektif bagi…

3 jam yang lalu

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

MONITOR, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto mengumumkan serangkaian kebijakan perlindungan pekerja dalam peringatan Hari Buruh Internasional…

18 jam yang lalu

Singgung Kecelakaan Kereta Hingga Kasus Daycare, Puan Dorong Peningkatan Perlindungan Pekerja di May Day 2026

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan peningkatan perlindungan pekerja di peringatan Hari…

20 jam yang lalu

Waka DPR Cucun: Aspirasi Buruh di May Day 2026 Tunjukkan Kesejahteraan Rakyat Harus Dijaga Lewat Keadilan Bagi Pekerja

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menekankan pentingnya kebijakan yang melindungi…

20 jam yang lalu

Waka DPR Cucun Soroti Sering Terjadinya Kekerasan Pada Anak di Daycare: Sistem dan Pengawasan Masih Lemah

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyoroti sistem dan pengawasan yang lemah terhadap fasilitas…

21 jam yang lalu

Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja, Permenaker 7/2026 Batasi Alih Daya

MONITOR, Jakarta - Pemerintah memperkuat perlindungan dan kepastian hukum bagi pekerja alih daya (outsourcing) melalui terbitnya…

22 jam yang lalu