Categories: NASIONAL

Terlalu Menyimpang, DPR Desak Revisi UU KPK

MONITOR, Jakarta – Temuan dugaan pelanggaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Pansus Hak Angket KPK menjadi perhatian serius. Bahkan DPR akan berupaya merevisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi atau UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Saya minta pemerintah bersiap untuk menindaklanjuti rekomendasi pansus. Sebab, revisi UU KPK itu sudah pasti, karena penyimpangannya sudah terlalu banyak. Kelihatan secara kasat mata," ujar Fahri kepada wartawan di Kompleks Senayan, Jakarta, Rabu (23/8).

Apalagi Fahri menilai KPK sudah terlalu jauh dari wewenang kinerjanya. Maka, Politikus asal Nusa Tenggara Barat ini meminta agar pemerintah menyiapkan antisipasi untuk mengintegrasikan kembali KPK dalam sistem peradilan pidana.

"KPK juga terus-menerus berupaya secara moral lebih tinggi daripada lembaga-lembaga lain," terangnya.

Fahri menambahkan, revisi UU KPK sangat memungkinkan. Sebab hak legislasi terletak pada DPR dan Pemerintah. Namun jika kedua belah pihak tidak sepakat, maka hal tersebut mustahil.

"Tidak akan terjadi revisi UU kalau salah satu dari keduanya tidak menyetujui," pungkasnya.

Recent Posts

Komisi III DPR Minta Polri Cari Pihak Bertanggung Jawab di Korupsi Batu Bara yang Picu Blackout: Bongkar Seluruh Jaringannya!

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah mendukung investigasi total dugaan korupsi pemenuhan…

2 menit yang lalu

Menaker Tegaskan Produktivitas dan Pelindungan Pekerja Perkuat Daya Saing Tenaga Kerja

MONITOR, Medan — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pemerintah terus meningkatkan produktivitas, memperkuat pelindungan pekerja, dan meningkatkan…

6 jam yang lalu

INNOPROM 2026 Perkuat Langkah Industri Agro Indonesia Menembus Pasar Eurasia

MONITOR, Jakarta - Indonesia akan membawa kekuatan industri agro dan pengolahan pangan ke panggung internasional…

6 jam yang lalu

Oknum Polisi Diduga Sekap dan Siksa Istri, Legislator Dorong Reformasi Pengawasan Internal Polri

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Gilang Dhielafararez menyoroti kasus dugaan penyekapan dan…

6 jam yang lalu

Rapimnas DPP FKDT Akan Rekomendasikan Insentif Rp1 Juta per Bulan bagi Guru Madrasah Diniyah Takmiliyah

MONITOR, Jakarta – Dewan Pengurus Pusat Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPP FKDT) akan menggelar Rapat…

8 jam yang lalu

Menaker Tekankan Transformasi Balai K3 Jadi Pusat Pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja

MONITOR, Medan — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menekankan pentingnya transformasi Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)…

8 jam yang lalu