Categories: DAERAHSULAWESI

Bangun Infrastruktur di Sulawesi Barat, Kementerian PUPR Siapkan Rp 810,47 miliar

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan dana sebesar Rp 810,47 miliar untuk Provinsi Sulawesi Barat.  Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 84,61 miliar digunakan untuk program Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) yaitu Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI); OP Preservasi Jalan; Sanitasi Berbasis Masyarakat (SANIMAS); Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU); serta Rumah khusus, Rumah Swadaya dan Rumah Susun. 

Menurut Menteri Basuki, dengan program-program tersebut, Kementerian PUPR berupaya mengurangi kesenjangan pembangunan wilayah melalui percepatan  dan pemerataan pembangunan wilayah dengan menekankan keunggulan kompetitif perekonomian daerah berbasis  sumber daya alam, sumber daya manusia, dan penyediaan infrastruktur. 

Untuk mendukung ketahanan pangan di Sulawesi Barat, Kementerian PUPR melalui Ditjen Sumber Daya Air melaksanakan pemeliharaan, rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi kecil dengan program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI). Pelaksanaan P3-TGAI di Sulawesi Barat tersebar di 46 lokasi dengan dana Rp12,4 miliar.

Sementara untuk pembinaan dan pengembangan kawasan permukiman di Sulawesi Barat  dilaksanakan melalui program KOTAKU dan SANIMAS dengan alokasi dana Rp1,36 miliar. Progam KOTAKU menyasar 17 kelurahan di 2 kabupaten yaitu Kabupaten Majene dan Kabupaten Polewali Mandar. Adapun lima kegiatan yang dilakukan yaitu perbaikan saluran, pembangunan tempat penampungan sampah (TPS), pembangunan jalan lingkungan, penanggulangan kebakaran (jalur evakuasi) dan Ruang terbuka hijau (RTH). 

Program peningkatan kualitas lingkungan melalui Sanimas, khususnya pengelolaan air limbah diperuntukkan pada kawasan kumuh miskin dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat. Program SANIMAS di Sulawesi Barat berada di 3 Kabupaten/kota yaitu Kabupaten Mamasa (1 kec. Sumamorong), Kabupaten Mamuju (1 kec. Mamuju) dan Kota Mamuju Utara (1 Kec. Pasang Kayu).  Beberapa Kegiatan Sanimas antara lain Prasarana Mandi Cuci Kakus (MCK)+ / (MCK)++, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal, Instalasi  Pengolahan  Air  Limbah  (IPAL)  Kombinasi  dengan MCK+/MCK++ dan Sambungan Rumah (SR).

Sedangkan untuk meningkatkan konektivitas di Sulawesi Barat yang berbasis masyarakat dialokasikan anggaran sekitar Rp 40,85 miliar. Anggaran tersebut dimanfaatkan untuk pemeliharaan jembatan sepanjang 7.472,2 meter dan pemeliharaan jalan nasional sepanjang 491 km. Pemeliharaan rutin jalan antara lain Jalan Kaluku-Bts. Kota Mamuju (28,5 km); Mamuju-Bts.Kabupaten Majene (37 km); Bts.Kota Majene-Bts.Kota Polewali (40,7 km); Malabo-Tabone (27 km); Tabone-Polewali (45,7 km) dan Bts.Kabupaten Mamuju-Tameroddo (50,9 km).

Alokasi anggaran untuk kegiatan OP Preservasi jalan yang terkait dengan program IBM sebesar 20% dari total alokasi padat karya bidang pembangunan jalan dengan estimasi sebesar Rp 8,7 miliar. OP Preservasi Jalan (Long Segment) merupakan tindakan pro aktif untuk mempertahankan fungsi jalan yang mampu memberikan jaminan terhadap umur jalan. 

Terakhir di bidang perumahan, Kementerian PUPR menggulirkan program peningkatan kualitas 2.000 unit rumah swadaya di 6 kabupaten senilai Rp30,9 miliar. Sebaran rumah swadaya tersebut meliputi Kab. Majene (313 unit), Kab. Mamasa (279 unit), Kab. Mamuju (335 unit), Kab. Mamuju Utara (400 unit), Kab. Polewali Mandar (350 unit), Kab. Mamuju Tengah (323 unit). Rumah swadaya dibangun atas prakarsa dan upaya masyarakat baik secara sendiri maupun berkelompok, dan dapat memperoleh bantuan/kemudahan dari Pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah. 

Recent Posts

JPPI: SPMB 2026 Masih Gagal Menjamin Hak Pendidikan Anak

MONITOR, Jakarta – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 kembali menuai kritik. Jaringan Pemantau…

6 jam yang lalu

Kampanye Produk Dalam Negeri, Kemenperin Ajak Masyarakat Pakai Peralatan Sekolah Lokal

MONITOR, Jakarta - Menyambut tahun ajaran baru 2026/2027, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengajak masyarakat untuk semakin…

9 jam yang lalu

Gus Hery Silaturahim ke Murid Langsung KH Hasyim Asy’ari, Mohon Doa Restu Ikhtiar Maju sebagai Ketua Umum PBNU

MONITOR, Bangka Belitung – Suasana hangat dan penuh kekhidmatan menyelimuti kediaman Mbah Sarmidi Mangunwilogo Cokrodiningrat,…

10 jam yang lalu

Komisi II DPR Sebut RUU Adminduk Pertegas Transformasi Layanan, NIK Akan Jadi Identitas Tunggal

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin mengungkap bahwa Rancangan perubahan UU…

12 jam yang lalu

Masa Depan Indonesia Ditentukan oleh Keberanian Mengubah Paradigma Pembangunan dari Eksploitasi SDA ke Blue Economy

MONITOR, Banjarmasin - Masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh keberanian mengubah paradigma pembangunan dari ekonomi…

13 jam yang lalu

MoU Penghentian Perang AS-Iran Dinilai Rapuh

MONITOR, Jakarta - Analisis Dunia Islam dan Timur Tengah (Timteng) Mahfuz Sidik mengatakan, seluruh negara…

14 jam yang lalu