Categories: NASIONAL

Selain Impor Garam, Komisi IV Sarankan Pemerintah Fokus Masalah Produksi

MONITOR, Jakarta – Guna menuntaskan masalah kelangkaan garam, berbagai langkah harus diambil  oleh pemerintah diantaranya yakni mengimpor garam konsumsi sebanyak 75 ton. 

Terkait hal itu, Anggota Komisi IV DPR RI Ono Surono mengatakan, seyogyanya selain melakukan impor pemerintah juga harus memikirkan bagaimana produksi garam nasional dengan potensi sumber daya manusia (SDM) yang melimpah guna memenuhi kebutuhan garam nasional, terutama garam konsumsi.

"Bila mau tuntaskan garam hanya dengan impor garam semua juga bisa, tidak perlu berfikir sangat keras," ujar ono kepada Monitor di Jakarta, Selasa (1/7).

Manurut anggota dewan Dapil Jawa Barat VIII itu, masalah garam ini harus menjadi momentum untuk pemerintah dalam mengambl langkah strategis yang nantinya akan menyejahterakan semua kalangan yang terlibat dalam produksi garam.

"Sudah waktunya Jokowi (Presiden Joko Widodo) mengambil langkah tegas dan strategis untuk menyelesaikan masalah pergaraman ini. Jokowi harus mampu mengadirkan kepastian stok garam, harga garam yang wajar dan petani garamnya sejahtera," tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, selain meningkatkan koordinasi antar kementerian, agar masalah garam tak lagi terjadi, pemerintah akan melakukan perbaikan kemampuan petani garam.

Menurut Ono, selain perbaikan kualitas SDM dan pembaruan teknologi pembuatan garam mulai dari tambak hingga produksi, yang harus menjadi perhatian pemerintah adalah masalh kepastian harga garam.

"Kalau masalah SDM Indonesia, jumlahnya besa. Malah di Australia lahan banyak jumlah SDM kurang, tetapi mereka menggunakan mekanisasi untuk mengolah tambak garam. Hanya saja bagaimana Rakyat akan tertarik usaha garam apabila tidak ada kepastian harga garam yang bisa menguntungkan mereka," pungkasnya.

Recent Posts

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

19 jam yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

21 jam yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

1 hari yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

2 hari yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

2 hari yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

2 hari yang lalu